Chun mampu memenangi ajang yang berlangsung di Evian Resort Golf Club, Evian-les-Bains, Prancis, dengan catatan pukulan total 21 pukulan di bawah par. Chun memang tampil gemilang saat berlaga 15-18 September.
Di hari pertama, Chun mampu mencatatkan under-par terbanyak dengan catatan delapan birdie dalam 18 hole. Sementara sehari setelahnya, pegolf 22 tahun itu bisa mencatatkan enam birdie dan sempat mencetak satu bogey.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chun pun memastikan gelar keduanya di ajang LPGA Tour, setelah sebelumnya menjadi juara di turnamen Amerika Terbuka tahun lalu. Sembari itu, dia mematahkan rekor dari pegolf pria asal Swedia, Henrik Stenson, yang mencetak kemenangan dalam satu turnamen dengan raihan 20 pukulan di bawah par, saat menjuarai 2016 Open Championship yang berlangsung di Skotlandia pada bulan Juli lalu.
Chun juga mematahkan rekor dari pegolf asal Australia, Jason Day, di ajang 2015 PGA Championship, yang mencatatkan kemenangan dengan torehan pukulan di bawah par seperti Stenson.
"Saya tak menyangka bahwa saya bisa memenangi Evian Championship dan mencetak 21 pukulan di bawah par," kata Chun seperti dilansir oleh BBC.
(cas/fem)











































