Tak Ada Lawan Sebanding, Juara Dunia Lindswell Raih Emas PON

PON 2016

Tak Ada Lawan Sebanding, Juara Dunia Lindswell Raih Emas PON

Mercy Raya - Sport
Senin, 19 Sep 2016 15:01 WIB
Tak Ada Lawan Sebanding, Juara Dunia Lindswell Raih Emas PON
Foto: detikSport/Mercy Raya
Bandung - Lindswell Kwok tak mempunyai lawan seimbang pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat. Juara dunia 2015 itu baru saja meraih medali emas.

Emas itu didapatkan Lindswell dari nomor kesenian taijiquan (tangan kosong) dan taijijian putri. Emas itu didonasikannya kepada kontingen Sumatera Utara yang sebelumnya baru mengantongi satu emas dari nomor lomba berbaris jarak pendek cabang olahraga drum band.

Cabang olahraga wushu di nomor seni itu dihelat di GOR Pajajaran Bandung, Senin (19/9/2016). Lindswell mendapatkan nilai hampir sempurna dari juri, yakni mencapai 9,61 pada aksi pertama, taijiquan.Urutan kedua ditempati pewushu Jawa Timur, Cindy Martono, yang mendapatkan angka 9,31 dan diikuti pewushu Jawa Tengah, Alexandra Calista Setiawan, dengan poin 9,20.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat tampil pada taijijian, Lindswell juga menunjukkan penampilan sip. Dia berhasil mengumpulkan 9,55 poin dari juri. Urutan kedua ditempati Cindy setelah mendapatkan nilai 9,31. Sementara perunggu menjadi milik pewushu Kalimantan Utara Tsania Arifianti dengan poin 8,85.

Dominasi adik dari Iwan Kwok ini memang belum terpatahkan. Meski ada beberapa atlet dari daerah lain yang juga sedikit menyusul perolehan nilainya. Namun menurut dia, hal itu adalah wajar karena setiap pertandingan pasti ada yang namanya persaingan.

Kendati sudah kerap kali tampil di ajang internasional dan menjadi andalan Indonesia, Lindswell gugup sebelum perlombaan.

"Pertandingan tadi kuncinya ya fokus pada diri sendiri saja. Memang sempat gugup saat masuk arena tapi aku berdoa biar lebih tenang. Senang banget akhirnya dapat nilai sempurna," kata Lindswell usai tanding.

Dengan perolehan emas ini, Lindswell pun pecah telur. di PON. Ema situ menjadi raihan pertamanya sejak keikutsertaan di multievent PON.

"Ya, kemenangan ini aku persembahkan untuk keluarga. Tidak dipungkiri keluargalah yang paling tahu suka duka aku. Jadi medali ini untuk mereka," ungkap peraih medali Asian Games 2014 Incheon ini.

Dia juga tidak mempersoalkan meski skala pertandingan hanya di level nasional. Selama dia diminta daerah dan dibina, menurut dia sudah kewajiban seorang atlet untuk bertanding.

"Saya turun di PON karena permintaan daerah. Jadi buat saya sendiri atlet itu kan berlatih ya untuk bertanding. Jadi pertandingan apapun kalau sudah disuruh tanding ya aku lakukan," ucap dia.

(mcy/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads