PON XIX

Usai Raih Medali Emas, Pesenam DKI Jakarta Ini Banyak Diajak Foto Bareng

Lucas Aditya - Sport
Rabu, 28 Sep 2016 00:17 WIB
Foto: detikSport/Grandyos Zafna
Bandung - Pesenam DKI Jakarta, Claudio Marsello, mencuri perhatian saat bertanding di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat. Dia menyabet emas, lalu bisa melayani banyak ajakan foto bareng.

Dio, panggilan akrab Claudio Marsello, menjadi yang terbaik di nomor senam aerobik putra saat bertanding di GOR Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Selasa (27/9/2016). Dia mendapatkan nilai 20,900. Dia unggul 1,150 poin dari peringkat kedua, Raja Dwi Permata Halim, pesenam Jawa Timur.

Saat berada di pinggir lapangan usai bertanding, beberapa penonton mengajak Dio berfoto bersama. Dia pun melayani ajakan itu dengan sabar.

"Meski saya asli Bandung, tidak apa-apa minta foto bareng atlet Jakarta," ujar salah satu penonton sesuai mengabadikan posenya dengan Dio.
detikSport/Lucas detikSport/Lucas

Soal hal itu, Dio menganggapnya sebagai suatu hal yang positif. Dia juga mengaku bahwa belum ada ajakan foto yang aneh, seperti harus memperagakan gerakan senam.

"Mungkin itu bentuk dukungan mereka. Tanpa mereka saya tak akan mendapatkan atmosfer perlombaannya. Mereka datang, mereka memberi support itu menjadi energi positif buat saya. Jadi, mereka bagian dari diri saya," kata Dio selepas mendapatkan pengalungan medali.

Dio, yang sudah pernah mendapatkan medali emas di dua edisi PON sebelumnya, menganggap raihan ini sebagai yang paling istimewa.

"Karena proses perjalanan yang cukup sulit, banyak persoalan di lapangan karena cedera. Saya lega atas kemenangan ini. Ini kemenangan ketiga di PON. Sebelumnya, saya meraih emas di tahun 2008 dan 2012. Ada sedikit beban untuk mempertahankan itu. Saya cuma mau menampilkan yang terbaik saja, apapun hasilnya terserah Tuhan. Orang tua juga nonton untuk pertama kalinya. Terima kasih pada Tuhan," tambahnya.

Soal dukungan dari Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, Dio mengaku tak menyangkanya. "Kehadiran Pak Wagub tak diprediksi sama sekali. Sebelum main sudah dengar dia mau datang. Saya mencoba terus fokus saja, karena ada sedikit tensi kalau dia datang. Terima kasih belau sudah datang untuk memberikan support di antara jadwal padatnya," ujarnya.


(cas/mfi)