Predikat juara umum didapatkan DKI Jakarta usai mengoleksi 15 medali emas, 3 perak, dan 2 perunggu. Tambahan emas di hari terakhir atletik, Kamis (28/9/2016) didulang dari lari maraton atas nama Triyaningsih, serta satu perunggu dari Odekta Elivina Naibah.
Posisi kedua ditempati tuan rumah Jawa Barat yang mengumpulkan 7 medali emas, 11 perak, dan 6 perunggu. Adapun peringkat ketiga menjadi milik Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan raihan 5 medali emas, 3 perak, dan 6 perunggu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan dilihat ini sebagai sebuah upaya persiapan PON 2016, kami sudah memulai pembinaan sejak 10 tahun lalu," kata Taufik Yudi Mulyanto, ketua Pengprov PASI DKI Jakarta, dalam obrolan dengan detikSport, Rabu (28/9/2016).
"Yang senior dan junior bersaing dengan sehat. Ini menjadi regenerasi yang riil. Siapapun yang masih bisa berlatih meski usianya lanjut silakan dan dan siapapun yang usianya muda mau berlatih keras dan unjuk gigi di sini, ya silakan juga.
"Yang menggembirakan banyak anak-anak muda yang muncul dari DKI. Jadi jangan melulu dilihat yang tua saja, tetapi yang muda. Empat tahun lagi, kami yakin yang muda-muda akan lebih banyak lagi yang muncul.
"Kami berharap banyak DKI bisa menyumbangkan lebih banyak lagi atlet ke pelatnas. Setelah ini kami akan mempercayakan dan menyerahkan atlet-atlet ini kepada PB PASI. Tugas kami mencetak atlet di daerah sampai tingkat nasional kemudian dilanjutkan PB PASI. Ya, kami serahkan semua kepada PB PASI," tutur Taufik.
(mcy/fem)











































