detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 29 Sep 2016 21:00 WIB

PON XIX Resmi Ditutup

Lucas Aditya - detikSport
Foto: Grandyos Zafna Manase Mesah/detikSport Foto: Grandyos Zafna Manase Mesah/detikSport
Bandung - Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat 2016 sudah resmi ditutup. Mengusung tema "Harmoni Nusantara", pesta penutupan PON bernuansa keragaman budaya nasional.

Acara penutupan PON digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kamis (29/9/2016) malam WIB. Penutupan ini menyudahi gelaran PON 2016 yang sudah berlangsung sejak 17 September lalu. Tuan rumah, Jabar, menjadi juara umum dengan raihan 217 medali emas, 157 perak, dan 157 perunggu.

Rangkaian acara pembukaan sudah dimulai sejak pukul 18.30 WIB, di awali dengan penampilan band-band lokal Bandung. Beberapa artis ternama seperti Kikan, Andi /rif, Rossa, dan Doel Soembang juga turut menghiasi acara. Sedikitnya ada sekitar 1.200 orang yang dilibatkan dalam acara ini.

Hingga setengah jam menjelang acara di mulai, tribun penonton masih tampak sepi. Belum ada separuh kapasitas stadion yang terisi. Acara penutupan PON XIX ini dipandu oleh Iszur Muchtar dan Maria Selena.

Tepat pukuk 19.30, acara utama di mulai. Wakil Presiden Jusuf Kalla yang dijadwalkan sudah tiba ke venue penutupan PON. Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya, JK mengajak untuk mengheningkan cipta guna korban bencana alam di Kabupaten Garut.

Hadir dalam acara itu, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, selaku Ketua Umum PB PON, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, dan ketua umum KONI Pusat, Tono Suratman.

Suguhan pesta kembang api dan grafis visual menjadi acara pertama. Lalu disambung Rosa yang menyanyikan lagu Bubuy Bulan.

Tarian dan lagu daerah dari beberapa provinsi di Indonesia juga disuguhkan dalam penutupan PON ini.

Acara dilanjutkan dengan devile dari cabang-cabang olahraga, lalu laporan pertangung jawaban ketua PB PON, Aher.

"Rasa syukur haru dan bangga bercampur di rongga dada seiring dengan selesainya PON XIX," kata Aher dalam petikan sambutannya.

"Saya selaku pribadi, Gubernut Jawa Barat dan Ketua Umum PB PON menghanturkan beribu terima kasih atas kerja keras, cerdas, dan ikhlas, dari seluruh panitia, relawan, dll hingga akhir," tambahnya.

Acara PON XIX sudah resmi ditutup oleh JK. Dia memberikan sambutan, sebelum bersama-sama dengan Menpora, Ketua Umum Koni, dan Aher, secara simbolis memencet tombol bel sebagai tanda ditutupnya PON.

"Setelah dua minggu para atlet berjuang bertanding berkompetisi, tentu bergembira bagi yang telah menang. Berlatih lebih baik lagi untuk yang belum meraih medali," kata JK dalam sambutannya.

"Kepada para atlet yang telah mendapat medali karena memberikan kekuatan yang lebih baik lebih cepat, tinggi, jauh, saya ucapkan beri pengharaggaan bagi kalian semua."

"Khususnya kontingen jabar yang sekaligus menjadi tuan rumah di PON ini. Bagi daerah yang belum mendapat medali satu hari bisa memberikan yang terbaik di masa akan datang."

"Saya memberikan ucapan kepada kontingen Jawa Barat, yang mendapatkan gelar juara umum. Ucapan terima kasih kepada pemda Jawa Barat dan seluruh masyarakatnya. Dengan ini, saya resmi menutup PON yang ke-19 ini," tambahnya.

Dalam acara ini juga dilakukan penyerahan bendera PON dari Jabar ke tuan rumah PON berikutnya, Papua.

Bendera PON diserahkan secara estafet dari Aher kepada Tono Suratman, lalu diberikan kepada Gubernur Papua, Lukas Enembe. Gloria Natapradja Hamel menjadi paskibraka yang membawa bendera PON meninggalkan lapangan. Hingga saat ini rangkaian penutupan PON masih berlanjut dengan acara-acara yang disiapkan. (cas/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed