Turun di seri kelima yang dihelat di Sirkuit Motegi, Jepang, Minggu (16/10/2016), Andi Gilang dan Gerry hanya finis di posisi kelima serta keenam. Hasil ini membuat keduanya masih berselisih 18 serta 24 poin dari pemuncak klasemen.
Dengan seri ATC tahun ini masih menyisakan satu balapan lagi di Sepang, Malaysia, dua pekan mendatang, maka peluang juara keduanya masih terbuka. Andi Gilang punya 142 poin sementara Gerry Salim punya 136 poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Balapan kedua berjalan semakin ketat, senggolan antar pebalap di lintasan pun semakin sering terjadi. Andi Gilang pun sempat bersenggolan dengan pebalap lain. Nasib sial kembali dialami Andi Gilang. Sempat memimpin balap di awal-awal lap, Andi Gilang pada akhirnya hanya mampu finis di posisi ketujuh dikarenakan temperatur mesin berubah di pertengahan lap.
"Evaluasi dari race pertama kemarin sebenarnya sudah ada kemajuan terkait aerodynamic. Terbukti sudah memimpin di awal-awal lap, tetapi beberapa lap setelahnya temperatur mesin naik dari batasan normal dan performa menjadi tidak maksimal. Saya harus bekerja lebih keras lagi di seri terakhir nanti agar bisa jadi Juara. Terima kasih tim dan mekanik," ujar Andi Gilang dalam rilis yang diterima detikSport.
Sementara Gerry Salim, yang membalap dengan kondisi tangan cedera, sempat berada di posisi terdepan namun perlahan menurun dan akhirnya finis posisi keenam.
Foto: dok.AHRT |
"Pada race kedua, saya sudah hampir bisa podium dan fight dengan grup terdepan. Finis dengan hasil poin sudah cukup bagi saya karena awalnya tidak boleh balap oleh team dokter. Saya akan berusaha revocery dengan cepat agar bisa tampil maksimal di seri terakhir, Malaysia. Terima kasih untuk tim dan mekanik yang selalu mendukung," ujar Gerry.
GM Marketing Planning & Analysis Division PT Astra Honda Motor (AHM), Agustinus Indraputra mengatakan, perjuangan kedua pebalap itu masih akan berlanjut sampai seri terakhir di Malaysia dua minggu mendatang. Indraputra berharap keduanya bisa mengikuti jejak Marc Marquez yang kemarin baru saja memastikan gelar juara dunia MotoGP.
"Kami berterima kasih pada pebalap AHRT yang telah bekerja keras. Kami harap hasil ini mampu menjadi motivasi dan modal untuk menjuarai balap ATC di seri terakhir. AHM melalui AHRT akan selalu mendukung kerja keras mereka. Kami bertekad membawa generasi muda bangsa menjadi pebalap yang mampu membawa kebanggaan bagi Indonesia. Seperti layaknya Marc Marquez yang berhasil menjuarai MotoGP tahun ini," timpal Indraputra.
(mrp/din)












































Foto: dok.AHRT