Indonesia dijadwalkan akan mengikuti dua event dunia tersebut; NABBA Universe pada 29 Oktober di Birmingham, Inggris dan WFF World pada 6 November di Irlandia. Adapun tiga atlet yang bakal diturunkan yaitu Rachmat Widjaya, Dody Syahputra dan Canggih Fitrah.
Dijelaskan Ketua Perbafi Kemalsyah Nasution, untuk mengikuti dua kejuaraan dunia tersebut ketiga atletnya sudah mempersiapkan diri sejak empat-lima bulan lalu. Ini adalah pertama kalinya bagi Indonesia bisa tampil di dua event tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski akan bertemu dengan negara-negara kuat, salah satunya juara bertahan, Inggris, Kemalsyah tetap optimistis ketiga atletnya itu bisa memberikan hasil terbaik. Dia menargetkan minimal Indonesia menjadi finalis.
"Target kami mudah-mudahan bisa jadi finalis, artinya masuk enam besar. Itu sudah alhamdulillah. Tapi kalau bisa dapat medali itu luar biasa sekali," katanya.
Ketiga atlet tersebut nantinya akan turun di kelas yang berbeda, Rachmat Widjaya dan Dody Syahputra akan tampi di kategori performance class 2 dan superbody class 2. Sedangkan Canggih akan berlaga pada kategori sport model.
Terkait persiapan, Dody dan Canggih mengaku tak ada masalah. Sebab dia sudah berlatih sejak beberapa bulan lalu. Keduanya berharap bisa masuk ke enam besar, meski diakuinya persaingan sangat berat.
"Kendala yang berat sih tidak ada. Karena atlet binaraga itu kan bukan setahun dua tahun persiapannya. Kendalanya saya hanya soal waktu saja, karena saya juga mengajar, jadi harus bisa mengatur waktu latihan," kata Dody.
"Saya melihat persaingan memang bagus-bagus. Targetnya, saya berharap bisa juara, minimal masuk enam besar. Kalau tahun ini tidak bisa jadi juara, mudah-mudahan tahun depan jadi juara," ucap Dody.
"Kalau saya sama, hanya berat di waktu saja, karena saya juga mengajar jadi bagi waktunya harus pintar karena saya juga harus latihan," timpal Canggih.
Untuk menghadapi perjalanan jauh dari Indonesia, Perbafi juga harus membawa makanan sendiri karena ketiga atlet tersebut tidak bisa makan sembarangan. Menurut Kemalsyah, dia berencana membawa ayam dan kompor untuk dimasak setibanya di Inggris.
(ads/krs)











































