Andi sebenarnya memiliki peluang untuk menjadi juara umum ATC 2016. Pada race 1, Sabtu (29/10/2016) kemarin, dia sukses membuat Indonesia Raya berkumandang di Sepang, Malaysia, setelah finis di urutan pertama.
Setelah berhasil mengibarkan bendera Merah Putih dari podium tertinggi ATC Sepang race pertama, Andi hanya menyisakan selisih 6 poin dari pebalap di depannya untuk menjadi juara ATC tahun ini. Namun sayang, pada balapan di race 2, Minggu (30/10/2017), dia mengalami highside dan terjatuh tiga lap menjelang finis sehingga memupus kansnya untuk menjadi juara umum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andi dan pebalap Indonesia lainnya, Gerry Salim, berhasil mempersembahkan 11 podium selama ATC 2016. Gerry duduk di posisi 5 klasemen akhir ATC 2016 dengan poin 145.
Sementara itu, tiga pebalap Indonesia lainnya, yakni Irfan Ardiansyah, Alif Utama, dan Dwiki Suparta, yang merupakan debutan ATC, masing-masing berada di posisi 13, 18, dan 20 klasemen akhir.
Prestasi pebalap AHRT pada ATC tahun ini menunjukkan peningkatan pesat. Pada tahun sebelumnya, pebalap Indonesia hanya berhasil mengunci posisi 6 dan 9 klasmen akhir.
(rgr/roz)











































