Finis Kedua di Shanghai Bikin Sean Makin Termotivasi

FIA WEC

Finis Kedua di Shanghai Bikin Sean Makin Termotivasi

Mohammad Resha Pratama - Sport
Rabu, 09 Nov 2016 20:56 WIB
Finis Kedua di Shanghai Bikin Sean Makin Termotivasi
Foto: dok.Sean Gelael
Shanghai - Sean Gelael mencatatkan hasil bagus di balapan FIA World Endurance Championship akhir pekan lalu. Oleh karenanya, Sean diharapkan bisa makin termotivasi menatap balapan-balapan berikutnya.

Pada balapan ketahanan enam jam LMP2 FIA WEC yang digelar di sirkuit Shanghai, China, Minggu (6/11) kemarin, Sean Gelael yang membalap untuk Extreme Speed Motosport bersama dua rekannya Antonio Giovinazzi dan Tom Blomqvist, berhasil finis posisi kedua, di belakang G-Drive Racing.

Bagi Sean dkk. ini merupakan peningkatan ketimbang hasil dua pekan lalu yang "hanya" finis posisi keempat di balapan Fuji. Ini tentunya jadi modal bagus untuk Sean menatap balapan FIA WEC seri terakhir yang dihelat di Bahrain 19 November.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Sean juga bisa menimba ilmu sebanyak-banyak sebelum nantinya turun di seri pamungkas balapan GP2 yang digelar di sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, 27 November nanti.

"Tentu saya semakin termotivasi. Dalam dua pekan terakhir saya menyerap banyak pelajaran dan ini menjadi pengalaman yang luar biasa. Ada dua balapan lagi yang akan saya ikuti dan saya ingin fokus satu per satu. Untuk balapan FIA WEC, tentu kami ingin mempertahankan prestasi meraih podium atau bahkan kami akan berusaha untuk mengejar podium utama," ujar Sean dalam rilis yang diterima detikSport.

Balapan FIA WEC, juga diikuti beberapa mantan pebalap Formula 1, seperti Mark Webber, Will Stevens, Bruno Senna, Vitaly Petrov, Kamui Kobayashi, Kazuki Nakajima dan Sebastian Buemi. Bagi Sean, berada satu lintasan dengan para pebalap itu berdampak positif karena dia bisa menimba banyak pengalaman. Apalagi banyak hal yang diuji dalam balapan ini, seperti kesabaran, keberanian dan kemampuan mengambil keputusan secara cepat.

Untuk balapan di Bahrain, formasi pebalap akan berubah lagi. Tom akan digantikan Giedo Van Der Garde. Pebalap asal Belanda yang pernah membalap di Formula 1 ini sebelumnya juga ikut serta dengan tim di seri Fuji.

Pemilik tim Jagonya Ayam KFC Indonesia, Ricardo Gelael, mengaku puas dengan hasil balapan di Shanghai dan berharap sang anak serta rekan setimnya bisa meningkatkannya lagi di balapan berikutnya.

"Sebenarnya yang terpenting adalah pembelajaran untuk Sean. Pengalaman ini harus bisa dimanfaatkan untuk mematangkan kemampuan balapnya. Sejauh ini cukup bagus, namun sebagai pebalap juga jangan pernah merasa puas," papar Ricardo.

Untuk balapan seri terakhir GP2, Sean bersama rekan setimnya asal Selandia Baru Mitch Evans masih bisa membantu Pertamina Campos Racing untuk menyodok ke posisi lima besar. Sejauh ini Sean sudah menyumbang 24 poin dan berada di peringkat ke-15, sedangkan Evans berada di posisi ke-10 dengan koleksi 89 poin.

Sementara bagi Antonio Giovinazzi yang memperkuat Prema Racing, balapan di Abu Dhabi sangat menentukan untuk meraih gelar juara dunia pada musim pertamanya. Antonio saat ini masih memimpin klasemen pebalap dengan 197 poin atau hanya unggul tujuh angka dari rekan setimnya, Pierre Gasly.

(mrp/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads