Dalam kejuaraan yang diikuti atlet dan kontingen dari 28 negara ini juga dihadiri Presiden Asian Karate-Do Federation (AKF) Chang Kuang Huei bersama Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto.
Menurut Gatot, penyelenggaraan kejuaraan karate tingkat Asia di Makassar menunjukkan pada dunia bahwa kondisi keamanan Indonesia baik dan tempat wisatanya menarik bagi para atlet dan kontingen luar negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini ajang untuk mengambil pengalaman dan pembinaan dari masing-masing negara, mengapa ini penting, karena Olimpiade pertama Karate ikut, dan itu 4 tahun lagi, peluang ini harus dimanfaatkan oleh atlet Indonesia, kita melihat, mengukur sejauh mana kemampuan mereka kemudian belajar sambil kita melihat apa kelebihan dari masing-masing negara," ujar Gatot.
Gatot juga berharap, tim karate Indonesia bisa mendulang medali emas sebanyak-banyaknya dalam Kejuaraan Karate tingkat Asia yang menyediakan 35 medali emas dari beberapa kategori Kata perorangan-beregu dan Kumite.
"Di Kejuaraan Dunia tahun lalu, kita berhasil meraih 4 medali emas, di kejuaraan ini kita berharap mendulang medali emas sebanyak-banyaknya," kata Gatot. (mna/mfi)











































