Menpora Respons Keluhan Cabor soal Olympic Center

Menpora Respons Keluhan Cabor soal Olympic Center

Mercy Raya - Sport
Jumat, 25 Nov 2016 12:41 WIB
Menpora Respons Keluhan Cabor soal Olympic Center
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memerintahkan jajarannya untuk segera melakukan perbaikan terkait temuan induk cabang olahraga (cabor) di kawasan Olympic Center (OC) karena hal ini sangat mendesak, khususnya untuk persiapan SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.

Seperti disampaikan Kepala Komunikasi Publik Kemenpora Gatot S. Dewa Broto, perintah itu merupakan bentuk respons Menpora atas keluhan-keluhan yang muncul pada saat rapat dengan Ketua Tim Ad-Hoc Pembangunan Olympic Center Syahkyan Asmara, serta sejumlah pejabat terkait, Kamis (24/11/2016) kemarin. Rapat yang membahas mengenai perkembangan pembangunan Olympic Center itu juga dihadiri Ketua Satlak Achmad Soetjipto dan wakil Satlak Prima Lukman Niode.

"Poinnya adalah karena kebutuhannya juga sudah mendesak untuk persiapan atlet juga menuju SEA Games dan Asian Games dan beberapa cabor mulai 1 Desember sudah ada yang masuk ke OC jadi perlu ada percepatan," kata Gatot kepada detikSport.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami juga mendengar soal keluhan-keluhan cabor soal itu (kamar di wisma yang sempit dan lainnya). Makanya keluhan itu pun langsung direspon Bapak Menteri pada rapat itu juga dengan memerintahkan jajaran di Kemenpora untuk melakukan perbaikan. Sebab, atlet ini kan bukan semata-mata bukan hanya latihan, tetapi butuh fasilitas yang membuat mereka nyaman," lanjutnya.

Untuk diketahui, Manajer PB PABBSI Alamsyah Wijaya keberatan memanfaatkan wisma Soedegondo Djojopoespito sebagai tempat tinggal atletnya di kawasan Olympic Center karena cenderung sempit. Kamar itu berisi dua tempat tidur, televisi, dan kamar mandi di dalamnya.

Tak jauh berbeda dengan PABBSI, cabang taekwondo juga mengeluhkan hal serupa. Cabor yang sehari-hari sudah menggunakan Gedung Pemudi di PP PON (Olympic Center) untuk latihan dan wisma Soedegondo ini harus pindah tempat beberapa kali karena tempat latihan dan penginapannya disewakan untuk kegiatan lain. Mereka pun memutuskan menyewa villa yang jaraknya tidak jauh dari tempat latihan.

"Ya, makanya nanti kami akan buat semua paling tidak agak convenion," ucap Gatot.

Sehubungan dengan itu, rencananya Kemenpora akan menerbitkan Keputusan Menteri tentang cabor-cabor yang akan diakomodasi di Olympic Center pada pekan depan. Sebab jika tidak ada produk hukumnya akan mudah untuk menjadi pertanyaan.

"Misalnya cabor A masuk OC, lalu mana dasar hukumnya, kok hanya cabor ini yang diakomodasi di OC, dan sebagainya," tutur Gatot.


(mcy/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads