Reli Gudang Garam Indonesia 2005
Hanya 19 Pereli Mampu Taklukkan Lintasan
Sabtu, 09 Apr 2005 23:35 WIB
Bandar Lampung - Dari 31 pereli yang tampil di leg pertama Reli Gudang Garam Indonesia 2005 di Bandar Lampung, hanya 19 pereli yang masuk finish. Beberapa pereli sudah rontok di leg yang menempuh 7 Special Stage (SS) tersebut. Para peserta reli sebelumnya sempat mengkhawatirkan buruknya lintasan setelah mereka menjajalnya sebelum lomba. Namun kenyataannya di lapangan, beberapa pereli justru terhambat oleh masalah mekanik, teknikal dan elektronik pada mobil mereka. Para pereli yang tumbang di leg pertama ini diantaranya adalah pereli andalan tim Pennzoil Motorsport Fauzi Aljufrie. Fauzi terhenti karena masalah elektronikal pada mobilnya. Yang juga kandas karena masalah yang sama adalah aktor sinetron Sultan Djorghi, yang berhenti di SS pertama. Tak bermasalahnya trek lomba diakui pimpinan perlombaan Jeffrey JT disebabkan karena mereka sudah mendapatkan laporan komplain soal trek setelah para pereli menjajal lintasan pada hari Rabu dan Kamis kemarin. Panitia pun segera bergerak cepat dan mencoba untuk memperbaiki lintasan. "Itu terjadi karena kami terlambat melakukan kewajiban, sebab terhambat cuaca tetapi kami sudah memberikan kesempatan kepada pereli untuk kembali menjajal lintasan pada hari Jumat dan kami rasa ini cukup fair," tutur Jeffrey di GOR Saburai, Sabtu (9/4/2005). Usaha panitia itu tak sia-sia karena sebagian besar pembalap sudah merasa puas dengan kerja panitia. "Saya rasa kondisi jalanan sendiri sudah lebih baik daripada saat kita survei, meskipun sempat terjadi hujan di SS terakhir," kata pimpinan klasemen sementara Rifat Sungkar. Hade Mboi, yang menjadi co-driver juara nasional Herry Agung, juga sependapat dengan komentar Rifat dan memuji kerja keras panitia untuk membenahi lintasan menjadi lebih baik daripada saat mereka melakukan survei. "Trek sudah jauh lebih baik daripada sebelumnya, pihak panitia sudah bekerja luar biasa selama dua hari ini, tetapi saya ingin mengingatkan kepada panitia akan faktor keamanan bagi penonton di pinggir lintasan," kata Hade. Pereli senior Ricardo Gelael juga tidak ada komplain soal lintasan. "Secara keseluruhan penyelenggaraan cukup bagus, lintasan juga sudah baik," tandas pengusaha retail yang kembali tampil dengan memakai mobil Subaru Impresa itu. (mel/)











































