Panjat Dinding South East Asia Circuit
Indonesia Berpeluang di Tiga Nomor
Rabu, 13 Apr 2005 00:54 WIB
Yogyakarta - Kejuaraan panjat dinding South East Asia Circuit seri I akan digelar 13-15 April 2005 di Yogyakarta. Indonesia berpeluang di tiga dari empat nomor yang dilombakan.South East Asia Circuit yang di gelar di Fakultas Teknik kampus Univesitas Gajah Mada merupakan agenda pertama South East Asia Climbing Federation yang baru terbentuk setahun yang lalu.Kejuaraan ini akan digelar dalam tujuh seri dimulai dari Indonesia, Singapura, Malaysia, Brunai Draussalam, Thailand, kembali ke Singapura dan terakhir di Filiphina.Menurut Pristiawan dari Pengda FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia) Yogayakarta, atlet-atlet Indonesia memiliki peluang untuk merebut emas di tiga empat nomor yang dilombakan, yakni nomor boulder putra-putri dan speed putra-putri."Kita memiliki atlet yang cukup handal seperti Abuzar Yulianto yang merupakan juara dua Asian Championship, Bondan Kartiko, Ponti Hardiyanto dan Nurjayanti," terang Pristiawan kepada detiksport saat ditemui di lokasi perlombaan, Selasa (12/4/2005).Indonesia sebenarnya memiliki dua atlet putri andalan yakni Eti Hendrawati dan Evi Neliwati. Namun keduanya tidak bisa turun karena sedang mengikuti seri dunia di Rusia dan Bulgaria. Eti sendiri merupakan pemegang rekor dunia nomor speed dengan waktu 43 detik yang dibuatnya tahun lalu di Valdone, Italia.Setelah SEA Circuit, Sehari kemudian akan dilanjutkan dengan kompetisi panjat dinding tingkat nasional. Komunitas Penggiat Alam Bebas Satu Bumi FT UGM sebagai penyelenggara menyediakan hadiah total sebesar 7,5 juta rupiah. Kompetisi ini bebas diikuti oleh pemanjat dari seluruh Indonesia. (lom/)










































