Kejuaraan Dunia Motorcross MXGP akan digelar di Pangkalpinang, Bangka Belitung, pada 4-5 Maret mendatang. Panitia pelaksana pun terus menyiapkan segala persiapan untuk pagelaran.
MXGP adalah balapan paling bergengsi di ajang motocross. Melalui Pangkalpinang, Indonesia pun menjadi negara Asia ketiga yang akan menggelar kejuaraan dunia tersebut. Indonesia akan menggelar seri tersebut selama tiga musim, mulai 2017 sampai 2019.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam jumpa pers yang digelar di Kantor Kemenpora, Senayan, pada Rabu (18/1/2017). Menpora Imam Nahrawi mengapresiasi sekaligus melakukan hitung mundur untuk pelaksanaan acara tersebut, yang tepat tersisa 45 hari lagi.
Dalam jumpa pers itu juga dihadiri Ketua Umum Ikatan Motorsport Indonesia, Sadikin Aksa, Direktur Sriwijaya Air Chandra Lie, Sekda kep Bangka Belitung Yan Megawandi, dan Walikota Pangkal Pinang non aktif Muhammad Irwansyah.
"Kami bersyukur sekaligus menata harapan dengan cita-cita bahwa Indonesia akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Motorcross di Pangkal Pinang. Dalam rentan 20 tahun kita baru bisa melaksanakan event ini kembali. Tentu ini menjadi kepercayaan yang luar biasa untuk kita semua," kata Imam.
Menurut Menpora, selain menjadi event olahraga otomotif berskala internasional, Kejuaraan Motocross MXGP menjadi salah satu ajang promosi wisata Pangkalpinang, karena Pangkalpinang memiliki banyak sekali tempat pariwisata, terutama wisata pantai, yang menjadi kebanggaan Indonesia.
"Kejuaraan motocross dunia yang tergabung dalam MXGP adalah kejuaraan resmi yang diakui oleh FIM (Federation International Motorcycle). Kejuaraan ini adalah kejuaraan Motocross tertinggi di dunia. Atau dengan kata lain, MXGP adalah MotoGP-nya di kejuaraan dunia motocross, Ini adalah peluang sekaligus tantangan bagi kita semua" jelas Imam lagi.
[Baca Juga: Ini Rancangan MXGP Indonesia di Pangkalpinang]
IMI selaku institusi olahraga otomotif Indonesia sejauh ini telah menyiapkan diri dengan bekerja sama dengan pihak Youthstream selaku promotor event. Pihak penyelenggara yakni Pemerintah Kota Pangkalpinang berkolaborasi dengan PP IMI dan Kemenpora juga telah menyelesaikan license payment kepada pihak Youthstream selaku pemegang lisensi.
"Ini adalah event pertama setelah 20 tahun kembali ditanah air kita. Ini bukan Kejuaraan seri biasa tetapi diakui oleh FIM di mana Desember kemarin kami, IMI, sudah berkoordinasi langsung dengan pihak promotor event," kata Sadikin.
"Oleh karena itu kami berharap bisa membawa penggemar motorcross di dunia untuk datang ke Pangkal Pinang, sekalius meningkatkan pariwisata Indonesia juga," lanjut dia. (mcy/din)











































