Surfing Masih Berupaya Dipertandingkan di Asian Games 2018

Surfing Masih Berupaya Dipertandingkan di Asian Games 2018

Mercy Raya - Sport
Selasa, 31 Jan 2017 15:11 WIB
Surfing Masih Berupaya Dipertandingkan di Asian Games 2018
Foto: -
Jakarta - Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) masih berupaya agar cabang olahraga surfing bisa dipertandingkan di Asian Games 2018.

Ketua PSOI Arya Subiakto mengatakan sejauh ini persiapan masuknya surfing menjadi cabor Asian Games 2018 sudah mencapai 90 persen. Saat ini tinggal menunggu keputusan Olympic Council of Asia (OCA) dan Panitia Penyelenggaran Asian Games (INASGOC).

"Sejauh ini sudah 90 persen. Tinggal lokasinya mungkin karena saat itu kan muncul usulan antara di Pantai Cimaja, Jawa Barat atau di Lampung. Tetapi melihat kedekatan jarak dengan Jakarta, 130 km, menurut saya Cimaja paling tepat untuk dipilih. Apalagi ombak di sana bagus," kata Arya kepada detikSport, Selasa (31/1/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain ombak, masalah akomodasi tempat penginapan atlet serta kelayakan venue dinilai dia sudah mumpuni. "Cimaja itu sering dijadikan venue untuk event internasional. Terakhir, Kejuaraan Asia Surfing 2014. Apalagi olahraga surfing sendiri mulai Olimpiade 2020 Tokyo juga mulai dpertandingkan. Alangkah baiknya jika surfing juga dipertandingkan di Asian Games tahun depan. Di mana Indonesia jadi tuan rumahnya," ungkap dia.

Tak cuma kelengkapan venue, PSOI juga sudah menyiapkan sembilan atlet untuk masuk dalam pelatnas Prima, berikut cadangannya. Sebab, di ajang itu rencananya hanya tiga nomor yang akan dipertandingkan; men short board, women short board, dan men long board. Masing-masing setiap negara hanya memperbolehkan dua atlet yang bertandingan.

"Kita sudah menyiapkan sembilan atlet berikut cadangannya. Empat atlet untuk kelas putra di papan pendek, tiga untuk putri papan pendek, dan dua atlet putra papan panjang," sebutnya.

Sebagai gambaran, pada rapat Koordinasi Komite yang berlangsung 14-15 Desember lalu, OCA bersama INASGOC telah memutuskan 41 cabang olahraga untuk dipertandingkan di Asian Games tahun depan. Rinciannya, 32 cabang olahraga olimpiade, enam non-olimpiade, dan tiga cabor pilihan Indonesia. Surfing optimistis bisa masuk menjadi cabor terakhir karena kerap ikut rapat pembuatan technikal handbook.

"Karena itu, nanti keputusannya mungkin satu bulan lagi (saat rapat Koordinasi Komite, Maret 2017) karena finalnya masih menunggu INASGOC dan OCA. Sebab, ternyata sudah ada lobi–lobi di dalam, yang tidak saya tahu. Kami pun sering diajak rapat bersama cabor lain untuk membuat technikal handbook. Tetapi kalau Surfing Masih Diupayakan Tanding di Asian Games 2018pun cabor surfing masuk, saya tidak tahu apa yang bakal di-drop," pungkas Arya.


(mcy/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads