Ellyas menjalani perawatan di Rumah Sakit Harapan Kita sejak Jumat (17/2/2017) setelah mengalami serangan jantung. Situasi itu membuat Daud terkejut. Sebab, dengan latar belakang sebagai mantan atlet, Ellyas diyakini mempunyai gaya hidup yang sip.
"Masuknya bung Ellyas Pical ke rumah sakit tentu menjadi berita yang mengejutkan saya sendiri maupun insan pertinjuan Indonesia," kata Daud dalam sambungan telepon detikSport pada Rabu (22/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena saat kami berhenti menjadi atlet maka masa kebugaran olahraga dan makanan yang masuk kan tidak seperti zaman dia aktif sebagai atlet. Jadi terkait itu tentu saya prihatin sekali sampai dia masuk rumah sakit. Karena bagaimana pun, bung Ellyas adalah ikon tidak hanya pada tinju, tetapi semua cabor.
"Tetapi yang paling penting kabar baiknya bahwa dia sudah lebih baik dan rencana mau kembali ke rumah. Tentu ini berita yang menggembirakan," tambah petinju berusia 29 tahun ini.
Daud menyebutkan berjumpa dengan Ellyas pada pertandingan di Balai Sarbini Jakarta pada Februari 2016. Saat itu, Daud melihat Ellyas dalam kondisi baik.
"Waktu bertemu pun beliau sehat, kami ngobrol santai. Tidak ada indikasi akan sakit atau bagaimana," ungkap Daud.
Daud mengatakan apa yang terjadi pada Ellyas menjadi pelajaran penting bagi dirinya dan atlet lainnya, khususnya di dunia tinju. Untuk itu, penting menjaga kesehatan meski sudah tidak lagi aktif menjadi atlet.
"Ini menjadi pelajaran bagi kita semua, barangkali selesai kita menjadi atlet pun kebugaran fisik bisa tetap dijaga. Walau tidak berat tetapi diusahakan harus ada olahraga, minimal seminggu dua atau tiga kali," imbuh dia.
(mcy/fem)










































