DetikSport
Kamis 23 Feb 2017, 08:35 WIB

Semaraknya Olahraga Tinju di Bumi Kie Raha

Lucas Aditya - detikSport
Semaraknya Olahraga Tinju di Bumi Kie Raha Foto: dok.Kemenpora
Ternate - Lapangan Ngara Lamo Salero, Ternate, Maluku Utara, ramai sejak sore menjelang siang hari. Ada ring tinju di tengahnya, gelaran Piala Walikota sedang dihelat.

Lapangan yang bertempat di muka kesultanan Ternate itu 'disulap' menjadi tempat pertandingan tinju dadakan. Ringnya sederhana, dengan peralatan yang sederhana.

Di bagian panggung kehormatan pun dibuat 'dadakan', dengan kayu dihiasi dengan kain-kain. Di panggung itu, ada tamu dari Jakarta, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi.

Turnamen tahunan ini dibuka oleh Imam. Dia mengungkapkan harapannya agar ada petinju kelas nasional atau bahkan internasional yang lahir dari bumi Kie Raha.

Tinju menjadi salah satu hiburan rakyat di Ternate, selain sepakbola. Rabu (22/2) malam WIT, warga Ternate, tua, muda, pria, dan wanita antusias menyaksikan dua petinju jual-beli pukulan di atas ring.

Salah satu warga Ternate, Mahatari, mengungkapkan dampak positif dari kejuaraan tinju tahunan di Ternate ini.

"Kegiatan ini jelas positif. Dengan kejuaraan ini, anak-anak muda jadi mempunyai sarana positif, bisa meredam tawuran antarkampung yang sering terjadi," kata Imam saat berbincang dengan detikSport.

Tinju memang salah satu hiburan yang paling digemari di Ternate. Boleh dibilang sebagai olahraga kedua paling popular setelah sepakbola.

"Yang terpopuler tetap saja sepakbola, meski Persiter saat ini sedang proses dibangkitkan lagi. Seperti dilihat sekarang ini, banyak yang antusias menonton tinju," kata Haji Mahmud.

Kendati sudah semarak lagi, tinju di Ternate sempat mengalami masa kelam. Nyaris satu dasawarsa kepengurusan PB Pertina di sana kosong.

"Setelah tahun 1990, tak ada lagi pengurus. Selama sekitar sembilan tahun. Mulai tahun 2000 baru ada lagi," kata ketua PB Pertina kota Ternate, Nuryadin Rahman.

"Sekarang ada semacam semangat baru di olahraga tinju. Tinju tak cuma sekadar prestasi, tapi juga olahraga, kebugaran, dan beladiri," tambahnya.

Di Ternate saat ini, ada sekitar 36 sasana tinju. Sekitar 600 atlet yang menggeluti olahraga ini, hingga menjadi potensi baru untuk pembibitan atlet.

Hal itu disadari oleh Imam yang juga bilang bahwa kejuaraan tinju ini menjadi wadah positif untuk para generasi mudah untuk menyalurkan bakatnya. Wacana pembangunan ring yang lebih banyak di Ternate pun mengemuka.

"Nanti akan saya bantu anggarkan," kata Imam saat berbincang dengan pewarta.



(cas/mrp)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed