DetikSport
Senin 27 Feb 2017, 19:17 WIB

Andi Gilang dkk. Manfaatkan Jeda Latihan di Sirkuit dengan Biliar

Mercy Raya - detikSport
Andi Gilang dkk. Manfaatkan Jeda Latihan di Sirkuit dengan Biliar Foto: Mercy Raya/detikSport
Jakarta - Andi Gilang dan empat pebalap binaan Astra Honda Racing Team sedang punya waktu luang berbarengan. Mereka bermain biliar di Senayan.

Banyak yang bisa dilakukan para pebalap ketika mengisi waktu jeda latihan. Tidak terkecuali lima pebalap binaan Astra Honda Racing Team (AHRT): Andi Gilang, Dimas Ekky, Gerry Salim, Irfan Ardiansyah, dan Awhin Sanjaya.

Bersama ofisial Honda dan para pewarta, mereka biliar di Q biliard, Senayan City, pada Senin (27/2/2017). Permainan biliar tetap bergulir sesuai aturan, namun lebih relaks.

Jarang-jarang bisa menyaksikan mereka bersantai, apalagi bersama-sama. Hari-hari mereka lebih banyak melakukan persiapan balapan. Apalagi, para pebalap Honda itu akan tampil di berbagai ajang balapan internasional pada tahun ini.

Andi Gilang Farid Idihar akan turun di CEV Moto3 Junior World Championship, Dimas Ekky Pratama di CEV Moto2 European Championship, Irfan Ardiansyah di ARRC SS-600, Asia Talent Cup, IRS SS-600, Gerry Salim akan balapan di ARRC Ap-250 dan IRS SP-250, Awhin di Suzuka 4 Hours Endurance dan IRS SP-250.

"Sebenarnya saya tidak pernah main biliar. Ini tadi cuma karena melihat Andi Gilang saja, cara main, lalu coba ternyata tadi sedikit-sedikit bisa," kata Dimas.

"Saya tidak terlalu suka main biliar karena waktu zaman SMP itu kan biliar identiknya kurang bagus, jadi kurang suka. kalau tadi kan karena dipaksa saja soalnya ada taruhan push up yang kalah jadi lebih tertantang saja," ungkapnya kemudian tertawa.

Dibanding bermain biliar, Dimas lebih banyak menghabiskan waktu bermain playstation MotoGP jika jeda tiba. Menurutnya hal itu lebih bermanfaat untuk persiapan balapannya. "Tidak mirip tetapi minimal saya mendapat bayangan. Jadi arahnya lebih kepada yang motor-motor," kata pria berusia 24 tahun.

Di luar sport, dia lebih banyak mendengarkan musik era 90-an seperti Michael Learns to Rock. Menurut Dimas, musik cukup bermanfaat dirinya terlebih ketika jelang balap. "Pengaruhnya cukup lumayan. Jadi kalau lagi race cari musik yang naikin adrenalin saja, sementara kalau sudah balik latihan cari lagu yang relax."

Berbeda dengan Dimas, Andi Gilang justru sudah biasa bermain biliar. Ia bahkan kerap menghabiskan waktu bermain olah sodok bola ini ketika jeda race.

"Kebetulan waktu 2014 balap sama AHRT, Kepala team suka main biliar. Jadi setiap balap dimana suka cari tempat biliar dan main. Makanya sudah biasa," timpal Gilang.

"Awalnya malah mau main futsal cuma karena takut cedera jadi pilih tempat biliar."

Lebih jauh Gilang mengatakan selain biliar, dia juga biasanya menghabiskan waktu liburan dengan bermain futsal. "Setiap balik ke Subang, kadang seminggu itu tiga sampai empat kali main futsal. Kalau di luar sport, kegiatannya paling nonton film di bioskop atau nongkrong live music," kata Gilang.


(mcy/fem)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed