DetikSport
Rabu 01 Mar 2017, 16:47 WIB

Daud Yordan Targetkan Menang KO di Singapura

Mercy Raya - detikSport
Daud Yordan Targetkan Menang KO di Singapura Foto: Ist.
Jakarta - Petinju Indonesia Daud 'Cino' Yordan dijadwalkan naik ring kembali di Singapura. Menghadapi petinju Thailand, Campee Phayom, Daud bertekad menang KO.

Setelah hampir delapan bulan tidak bertanding, juara kelas ringan (61,2kg) WBA International, akan tampil di OCBC Arena Singapura pada Sabtu, 25 Maret 2017. Daud ditantang petinju asal Thailand, Campee Phayom, dalam pertarungan non title.

Meskipun bukan perebutan gelar, Daud bertekad tampil habis-habisan. Dia akan mengalahkan lawan secepat mungkin.

"Saya menjanjikan kemenangan KO dalam pertandingan nanti. Meskipun ini bukan pertarungan perebutan gelar, saya tetap menganggapnya serius, " kata Daud, dalam rilis yang diterima detikSport pada Rabu (1/3/2017).

Duel dengan Phayom merupakan kali keempat bagi Daud tampil di Singapura. Dalam tiga penampilan sebelumnya, petinju berusia 30 tahun tersebut selalu menang.

Dua kemenangan KO dihasilkan dari Ekawit Sithsorwor (Thailand/2007) dan Lorenzo Villanueva (Filipina/2012). Satu kemenangan lain didapatkan dari kemenangan angka atas petinju asal Mongolia, Choi Tseveenpurev, juga pada 2012.

Daud pun bertekad meneruskan laju positif tersebut. Saat ini, Daud tengah mempelajari teknik bertinju Phayom yang identik main cepat.

"Calon lawan saya nanti tidak slugger seperti kebanyakan petinju Thailand. Dia tidak hanya maju menyerang, namun juga lincah bergerak. Saya harus pandai-pandai mengantisipasi gerakannya jika ingin mencetak kemenangan KO," ungkap Daud.

"Pastinya saya serius mempersiapkan diri untuk pertarungan nanti," imbuh Daud.

Daud berlatih di Sasana Mirah Bali di bawah arahan pelatih Craig Christian. Duel Daud dengan Phayom merupakan bagian dari pergelaran tinju The Battle of The Champions: Road to Glory yang dipromotori Cartel International Promotions, bekerja sama dengan Mahkota Promotions sebagai promotor Daud.

Selain Daud vs Phayom, pergelaran nanti juga menampilkan perebutan gelar kelas welter (66,6 kg) WBC Silver antara Charles Manyuchi (Zimbabwe) sebagai juara bertahan, melawan Quadratillo Abduqaxorov dari Uzbekistan.

"Mahkota Promotions punya kewajiban untuk terus menjaga performa dan peluang Daud menuju kejuaraan dunia. Sebab itu kami terus berusaha untuk membuka kerjasama dengan promotor di belahan dunia manapun, demi memberi peluang bagi petinju-petinju Indonesia bertanding dan mendapatkan pengalaman internasional," ujar Urgyen Rinchen Sim, penata tanding Mahkota Promotions.
(mcy/fem)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed