Pada Sabtu (4/3) kemarin, setelah latihan bebas (free practice), sesi kualifikasi kelas MXGP dan MX2 ditiadakan. Beruntung, penonton tetap mendapat tontonan dari kelompok putri (WMX) yang tetap melangsungkan Race 1.
Trek sirkuit di area GOR Sihabudin, Pangkalpinang, terlalu berat bagi para pebalap karena sangat basah sehingga berlumpur. Maklum, dalam beberapa hari terakhir hujan turun, termasuk tiga kali (pagi, siang, sore) di hari Jumat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walaupun sepanjang hari Sabtu cuaca cerah dan tak hujan, kondisi lintasan terlanjur becek. Buldozer pengeruk tanah pun sempat masuk ke trek untuk menata ulang tanah.
Tebalnya lumpur pun memunculkan risiko besar bagi pebalap. Banyak yang langsung tak bisa menyelesaikan aksinya jika terjatuh dari sepeda motornya. Sebab, roda motor terbenam cukup dalam sehingga lebih berat untuk diangkat penunggangnya.
Sampai berita ini diturunkan, Pangkalpinang dan sekitarnya belum lagi dibasahi oleh hujan. Atraksi MXGP di hari kedua, Minggu (5/3), akan dimulai pukul 10.15 WIB, dan sesi terakhirnya adalah Race 2 di kelas utama, pada jam 16.10 WIB selama 30 menit + 2 lap.
Foto: @mxgp |
Selain kondisi trek, ada beberapa hal yang dikeluhkan penonton. Misal, ada yang memiliki tiket VIP tapi tidak bisa masuk ke tempat semestinya. Penonton juga tidak mendapat petunjuk yang cukup untuk menuju tempatnya menonton, dari pintu masuk (gate) yang mana. Alhasil, terkesan akses semua penonton hanya dari pintu utama.
"Mungkin karena panitia baru pertama kali menyelenggarakan event sebesar ini. Mudah-mudahan ke depannya mereka bisa lebih siap lagi dalam melakukan persiapan," tutur Wisnu (32), penggemar motocross yang jauh-jauh datang dari Semarang, Jawa Tengah.
(zaf/raw)












































Foto: @mxgp