OCA puas karena perkembangan renovasi venue sudah menunjukkan progress yang baik. Kendati begitu, OCA juga meminta agar antarlembaga Indonesia bisa lebih dimaksimalkan.
Hal itu disampaikan, Direktur Umum OCA Husain Al-Musallam yang menyatakan jika persiapan Indonesia sudah jauh lebih baik. Namun, ia juga menyoroti hal lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hajatan besar Indonesia, Asian Games 2018, memang sudah semakin dekat. Indonesia hanya memiliki waktu 16 bulan lagi sebelum menyambut pesta olahraga yang diikuti negara-negara se-Asia itu.
Namun, persiapan Indonesia bisa dibilang belum sepenuhnya maksimal. Bahkan, anggaran INASGOC yang awalnya direncanakan cair Januari 2017, sampai saat ini belum keluar. Akibatnya, baik promosi dan sosialisasi Asian Games masih terhambat.
Untuk diketahui pencairan anggaran INASGOC hingga kini masih menunggu revisi Peraturan Presiden terkait kebijakan pengadaan barang/jasa. Sebenarnya, dana untuk INASGOC bisa saja dicairkan, apalagi panpel Asian Games kini sudah mendapat lampu hijau dari Kementerian Keuangan untuk menjadi Satuan Kerja sendiri.
Namun, sesuai keputusan rapat pleno pada 9 Februari, Presiden INASGOC, Erick Thohir, memilih menunggu revisi Perpres terselesaikan.
Menanggapi kritikan itu, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, mengatakan koordinasi antarlembaga di tingkat Kementerian sudah lebih baik. Hal itu dibuktikan dengan sejumlah rapat yang dilakukannya, tidak hanya internal tetapi juga lingkup Kementerian.
"Kami terus berkoordinasi dengan baik. (Hal itu) dibuktikan dengan Rapat Pimpinan, Rapat Koordinasi, juga Rapat Terbatas yang di pimpin oleh Bapak Presiden RI Joko Widodo, " kata Imam lewat pesan singkatnya kepada detikSport. (mcy/din)











































