DetikSport
Rabu 15 Maret 2017, 15:33 WIB

JK: Pelaksanaan Asian Games 2018 Tak untuk Bermewah-mewah

Muhammad Taufiqqurahman - detikSport
JK: Pelaksanaan Asian Games 2018 Tak untuk Bermewah-mewah Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -


Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut pelaksanaan Asian Games 2018 menggunakan biaya yang efektif dan tidak bermewah-mewah. Lebih utama untuk berprestasi.

Indonesia tengah menggenjot persiapan menuju Asian Games 2018. Pemerintah menyiapkan dana yang tak sedikit untuk menjadi tuan rumah, baik menyiapkan sarana dan prasarana ataupun memnggodok atlet yang bakal tampil dalam ajang empat tahunan negara-negara se-Asia 18 Agustus-2 September 2018 itu.

"Nah karena itu sekarang mulai cost effective agar jangan jor-joran, acara itu mewah. Walaupun ada standar-standar yang ditetapkan OCA kita penuhi itu. Kita juga penuhi standar-standar itu, tetapi tidak bermewah-mewah. Yang paling penting bagiamana kita berprestasi," kata JK di kantor Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (15/3/2017).

Pelaksanaan Asian Games 2018 adalah pesta olahraga terbesar kedua terbesar di dunia setelah olimpade. Menurut JK, Indonesia memiliki keuntungan karena telah memiliki fasilitas dasar olahraga dan tinggal melakukan rehabilitasi.

"Jangan lupa itu untuk Asian Games ini pemerintah mengeluarkan biaya Rp 30 triliun. Sering orang mengatakan hanya Rp 4 triliun yang dikeluarkan, Rp 30 triliun yang Rp 25 triliun diantaranya untul infrastrukturnya dan sebagainya. Antara lain reparasi stadion di sini, di Pelembang, di Bandung, dan Banten," tegas JK.

Anggaran juga diperuntukkan untuk mempercepat pembangunan light train untuk mempercepat transportasi di Palembang dan Jakarta. JK menyebut total investasi adalah capital expenditure.

"Jadi capex namanya capital expenditure, yaitu dipakai awal tetapi kemudian dapat dipakai. Tapi, biaya penyelenggaraannya harus memperlihatkan kemampuan kita dalam batas-batas yang dapat dikerjakan," ucapnya.

Sebagai ketua tim pengarah Asian Games 2018, JK mengakui belum mengadakan evaluasi secara menyeluruh.

"Tetapi dari rencana-rencana itu jadwal itu berjalan sesuai dengan jadwal yang ada. Selama ini kan saya baru ditunjuk, tetapi sebelumnya Bu Puan juga sebagai wakil daripada itu tetap mengarahkan ini, kita tinggal melanjutkan saja," kata JK.



(fiq/fem)

Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed