INASGOC Disebut Lebih Tepat Berbentuk Badan Layanan Umum Sementara

Asian Games 2018

INASGOC Disebut Lebih Tepat Berbentuk Badan Layanan Umum Sementara

Mercy Raya - Sport
Sabtu, 25 Mar 2017 20:30 WIB
INASGOC Disebut Lebih Tepat Berbentuk Badan Layanan Umum Sementara
Foto: dok. humas INASGOC
Jakarta - Demi percepatan persiapan Asian Games 2018 dan mengantisipasi persoalan di kemudian hari, panitia penyelenggara Asian Games (INASGOC) juga akan menjadi Badan Layanan Umum (BLU). Status itu melengkapi status sebelumnya sebagai Satuan Kerja (Satker).

Dalam rapat yang dipimpin Ketua Dewan Pengawas Asian Games 2018 Jusuf Kalla di kantor KOI, Senayan, Jakarta, Sabtu (25/3/2017), dibahas status INASGOC dengan kerja yang diembannya. INASGOC bekerja tak hanya dengan menerima anggaran dari negara, namun juga bisa mendapatkan pemasukan dari swasta.

"Kalau melihat ketentuan yang ada itu kan harusnya masuk PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak). Di draft revisi Perpres soal pengadaan barang/jasa itu kan ditulis ada kata-kata di bawahnya masuk PNBP, namun dengan catatan akan diatur lebih lanjut melalui keputusan Menteri Keuangan. Jadi kesimpulannya akan berbentuk BLU," kata Wakil Presiden INASGOC II Gatot S. Dewa Broto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi INASGOC ini unik. Dia tidak hanya sebagai satker tersendiri, tapi sebagai Badan Layanan Umum (BLU) sementara, jadi begitu Asian Games selesai bubar," lanjutnya.

Menurut Gatot BLU memudahkan INASGOC mendapatkan kucuran dana.

"Tadi sudah ditugaskan tim dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) , dan dari Kemenpora untuk segera susun masalah pembentukan BLU itu. Yang harus dibentuk adalah SK Kemenkeu. Itu lazim dilakukan," ujar dia.

Sementara itu, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan pembentukan BLU akan dilakukan setelah ada pengkajian oleh tim teknis.

"Tadi sudah dibentuk tim teknis dari BPKP, LKPP, Kemenpora, dan INASGOC untuk bisa memberikan laporannya tentang hal-hal yang berkaitan dengan BLU, yang memang harus dilakukan. Yang tidak dilakukan ya tidak," ujar Puan.

"Karena tidak semua dilakukan semua dilakukan memakai sistem BLU karena akuntibilitas yang harus kita jaga. Tadi arahan Bapak Wapres jangan sampai setelah Asian Games ini banyak hal yang berkaitan dengan akunbilitas itu menyandera atau membuat kita bermasalah," jelas Puan.


(mcy/fem)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads