Langkah untuk membuat INASGOC (Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee) sebagai Badan Badan Layanan Umum (BLU) sementara, mentok. Malah, muncul usulan baru agar INASGOC menjadi Badan Usaha di bidang keolahragaan.
Rencana itu muncul dalam pertemuan antara Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar, perwakilan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP), perwakilan Dirjen Pembendaharaan, perwakilan Sekretaris Negara, perwakilan kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, dan perwakilan sekretaris kabinet, serta Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto, di kantor Wakil Presiden, Rabu (29/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari tiga hal yang dibahas, BLU sementara dinilai sulit untuk diwujudkan. Sebab, tak ada Peraturan Pemerintah yang mengaturnya.
Kemudian muncullah usulan untuk menjadikan INASGOC sebagai Badan Usaha bidang Keolahragaan.
"Jadi ini sifatnya lama, tidak hanya karena Asian Games saja. Sebab, Indonesia diperkirakan akan banyak event-event yang lain. Sebenarnya, ini pernah disarankan pengamat waktu kami kesulitan bantu Rio Haryanto. Di mana saat itu disarankan kenapa Kemenpora tidak bentuk BUMN sendiri. Tetapi ini akan dikaji lebih lanjut," kata Gatot, usai pertemuan.
Menurut Gatot pembentukan lembaga itu tidak akan memakan waktu lama. Dia bilang akan segera menyusun draft dasar hukumnya dalam dua hari ke depan.
"Weekend ini kami akan menyusun draft permennya, grand desainnya, serta seperti apa yang mengawali dan ini tidak akan lama," kata dia.
Dalam rapat itu juga dibahas tentang Peraturan Presiden tentang Pengadaan Barang dan Jasa INASGOC. Saat ini, Gatot mengklaim, sudah mengalami kemajuan.
Setelah ditandatangani Menteri Keuangan Sri Mulyani, kini akan lanjut ke Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, sebelum akhirnya ditandatangani Menpora Imam Nahrawi.
===
Keterangan foto: ilustrasi
(mcy/fem)
Keterangan foto: ilustrasi










































