Asian Games ke-18 sendiri, yang digelar di Jakarta dan Palembang pada 19 Agustus-2 September 2018, diperkirakan bakal membuat Indonesia kedatangan sekitar 11 ribu atlet dan ofisial dari 45 negara, plus 5 ribu media.
Oleh karena itu tenaga volunteer atau sukarelawan yang sesuai kriteria pun amat dibutuhkan. Saat ini HRD INASGOC masih merekapitulasi kebutuhan sesuai kompetensi bidang-bidang yang ada seperti di antaranya hospitality, akomodasi, media dan public relations, transportasi, dan teknologi informasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami saat ini masih melakukan pendataan kebutuhan, baik di Jakarta maupun di Palembang. Hal ini dilakukan agar semua tenaga kerja yang akan bekerja di Asian Games 2018 dapat terserap dengan baik," kata Harry dalam rilis yang diterima detikSport, Jumat (31/3/2017).
Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk menjadi sukarelawan. Selain harus punya penguasaan bahasa asing, volunteer juga harus bisa menguasai komputer. Harry mengatakan dua hal itu penting karena mereka akan melayani para duta-duta olahraga.
"Mulai dari atlet, ofisial, media, supporter, hingga tamu negara. Semua spesifikasi kebutuhan sedang diformulasikan, sehingga persyaratannya akan jelas dan mereka yang menjadi sukarelawan yang terbaik," ujarnya.
Selain itu, pendataan soal sukarelawan ini juga penting karena belakangan muncul pihak-pihak tidak resmi yang mengatasnamakan diri sebagai koordinator relawan atau agen yang ditunjuk untuk pencari tenaga sukarelawan Asian Games 2018.
"Di tengah maraknya isu bahwa ada penerimaan sukarelawan untuk Asian Games 2018, bahkan ada yang meminta pembayaran, kami meminta kepada masyarakat untuk waspada. Kami menegaskan bahwa INASGOC belum membuka pendaftaran sukarelawan untuk mendukung Asian Games 2018," ujar Harry.
"Kami juga tidak pernah menunjuk agen atau koordinator pencari tenaga sukarelawan. Semua proses rekrutmen akan dilakukan oleh HRD INASGOC. Apabila rekrutmen sudah dibuka, kami akan menyampaikannya secara resmi melalui media massa, akun sosial media, dan website kami," tegasnya.
(mcy/krs)











































