Uang Saku Macet, Persiapan Panahan Menuju SEA Games 2017 Tersendat

Uang Saku Macet, Persiapan Panahan Menuju SEA Games 2017 Tersendat

Mercy Raya - Sport
Senin, 10 Apr 2017 15:23 WIB
Uang Saku Macet, Persiapan Panahan Menuju SEA Games 2017 Tersendat
Foto: ist.
Jakarta - Honor atlet dan pelatih macet hingga pekan kedua April 2017. Persiapan pasukan panahan menuju SEA Games 2017 pun terganggu.

Manajer pelatnas panahan, Freddy Rosandi, mengeluhkan belum dapat memperbarui peralatan latihan atlet pelatnas. Sementara, para pepanah terpaksa gali lobang tutup lobang untuk memenuhi kebutuhannya.

"Jelas dong. Itu kebutuhan alat-alat yang rusak dan diperbaiki dapat uang dari mana. Lalu, mereka sudah berumah tangga gali lobang tutup lobang. Pasti secara psikologis mempengaruhi. Kalau dapat support pasti beda, tapi umum ya manusia," kata Freddy saat dihubungi pewarta melalui sambungan telepon Senin (10/4/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim nasional panahan telah mengajukan peralatan ke Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) sejak Januari-Februari lalu. Pemerintah menjanjikannya pengadaan peralatan dan perlengkapan cair pada bulan April ini.

"Dijanjikan April, tetapi untuk tanggalnya mereka tidak menyebutkan. Kendalanya memang pada anggaran pemerintah yang belum turun. Cuma kondisi anak-anak sekarang parah semua. Mereka tidak punya cadangan, kalau anak panah rusak bagaimana. Alat kan pas-pasan," sesalnya.

Panahan sendiri saat ini terus menjalani latihan di PP PON Cibubur, Jakarta Timur. Mereka baru saja kembali dari Kejuaraan Asia di Bangkok paada dua pekan lalu. Hasilnya, tidak ada satupun atlet yang menyumbangkan medali.

"Kami masih tertinggal. Memang di sana itu kami tidak menargetkan medali tetapi lebih kepada memantau negara-negara yang bertanding di SEA Games. Selain itu atlet juga masih fase umum, jadi secara tembakan juga belum optimal," kata Feddry.

Tim nasional panahan berencana menjalani ujicoba di Shanghai dalam Piala Dunia Panahan pada pertengahan 16-21 Mei 2017. mereka sekaligus akan melihat peta kekuatan di Asian Games 2018.

"Ya kami tidak mau lemah dalam kondisi apapun. Kita harus siap dan kondisi apapun harus dapat emas di SEA Games 2017 nanti. Kami tidak tahu berapanya, tentu dari recurve dan compound putri juga bagus. Kita lihat nantilah," imbuhnya.

(mcy/fem)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads