DetikSport
Sabtu 22 April 2017, 01:58 WIB

Banyuwangi International BMX 2017 Dijamin Lebih Seru dan Lebih Ketat

Putri Akmal - detikSport
Banyuwangi International BMX 2017 Dijamin Lebih Seru dan Lebih Ketat Foto: detikSport/Putri Akmal
Banyuwangi - Banyuwangi International BMX 2017 siap digelar mulai Sabtu (22/4/2017). Ratusan pebalap BMX dari Tim Nasional Indonesia dan mancanegara siap untuk memanaskan sirkuit Muncar yang akan menjadi venue perlombaan selama dua hari mendatang.

Selain dari Timnas Indonesia dan beberapa tim lokal, ada lima negara yang telah datang untuk mengikuti gelaran balap sepeda yang telah masuk kalender UCI (Union Cycle International) itu, yakni Australia, Malaysia, Jepang, Amerika Serikat, hingga Hong Kong. Event ini digadang akan lebih seru dan para peserta dijamin lebih bersaing ketat dibandingkan tahun lalu.

"Kali ini, para pebalapnya lebih banyak yang diturunkan. Tahun lalu, Australia hanya menurunkan satu pebalap. Kini langsung lima pebalap. Jepang juga demikian. Kemarin hanya dua orang, sekarang empat orang," papar Dadang, Konsultan kompetisi yang juga merupakan pelatih timnas BMX saat konferensi pers di Bandara Blimbingsari, Jumat (21/4/2017).

Persaingan juga akan semakin seru dengan masuknya pebalap dari Timnas Malaysia. Mereka menurunkan full team dalam race kali ini, lantaran ajang ini juga digunakan sebagai bekal persiapan menghadapi Asian Games tahun depan.

Komposisi peserta seperti itu, lanjut Dadang, akan memberikan tantangan cukup sengit bagi para pebalap timnas yang juga bersiap untuk berlaga di Asian Games. Toni Syarifuddin, salah satu pebalap Timnas Indonesia, akan menemui lawan-lawan yang cukup berat.

Akan tetapi, Dadang optimistis, para pebalap Indonesia akan mampu bersaing dengan pebalap mancanegara lainnya.

Untuk kategori Women Elite, pebalap nasional Elga Kharisma Novanda diprediksi bakal mendominasi. Tak banyak pebalap putri, baik dari dalam maupun dari luar negeri, yang sepadan dengan pemenang Banyuwangi International BMX tahun lalu ini.

"Rata-rata pebalap internasional yang mengikuti event ini memiliki ranking yang lebih baik daripada para pebalap nasional," terang Dadang yang merupakan pria asli Banyuwangi itu.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menuturkan, Banyuwangi International BMX ini adalah cara Banyuwangi mengembangkan sport tourism atau pengembangan pariwisata berbasis olahraga.

Event ini, kata Anas, tidak semata untuk menumbuhkan olahraga, tapi juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Banyuwangi.

"Saat ini, 90 persen peserta menginap di home stay yang disiapkan oleh warga sekitar. Artinya, ini menggerakkan perekonomian warga Banyuwangi," jelasnya.


(mfi/mfi)
bmx

Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed