DetikSport
Minggu 23 April 2017, 16:40 WIB

Uang Saku Pelatnas Cair, tapi Belum Merata

Mercy Raya - detikSport
Uang Saku Pelatnas Cair, tapi Belum Merata Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Pemerintah telah mencairkan uang saku atlet dan pelatih pelatnas SEA Games 2017 dan Asian Games 2018. Namun, penyerahan belum merata.

Lifter nasional Deni dan pepanah Titi Kusumawardhani mengaku sudah menerima rapelan uang saku yang menunggak selama tiga bulan itu.

"Sudah dibayarkan pada Rabu kemarin. Tidak penuh diberikan karena ada potongan pajak. Satu bulannya sekitar Rp 9,5 juta," ucap Deni dalam pesan singkatnya kepada detikSport pada Minggu (24/4/2017).

Hal yang sama diungkapkan Titi. Dia menyebut sudah menerima gajinya yang selama ini tiga bulan tertunggak.

"Sudah keluar (cair) tiga bulan, Mbak. Sekitar seminggu lalu saya terima," ujar Titi singkat.

Namun, pepanah Rona Siska belum menerima jatah uang saku tiga bulan itu secara penuh. Dia mengatakan baru menerima uang saku satu bulan.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto mengakui situasi itu. Dia berlasan ada kendala teknis.

Gatot berencana segera menyelesaikannya. Kemenpora telah melakukan koordinasi sejak Rabu (12/4) untuk pencairan gaji atlet, asisten pelatih, dan pelatih.

"Jadi ada beberapa rekening yang salah dalam pengisian formnya. Jadi ibarat antrian, jadi harusnya sudah dikirimkan di depan tapi karena salah mundur ke belakang. Karena hal itu jadinya butuh waktu," Gatot menjelaskan.

Sebagai gambaran untuk tunggakan Januari dari total 393 nomor rekening yang dibayarkan gajinya hanya berhasil 329 sementara 64 lainnya gagal. Untuk Februari, yang berhasil dibayarkan hanya 620 orang dari total 710 orang yang harusnya dibayarkan. Sisanya, 90 nomor rekening gagal di transfer.

Begitu pula untuk bulan Maret, dari total 747 nomor rekening hanya 641 yang berhasil sedangkan sisanya 106 nomor rekening gagal dibayarkan. Gatot tidak menyebut berapa total anggaran yang dikeluarkan untuk pembayaran uang saku selama tiga bulan Januari-Maret 2017. Namun, kata dia, uang saku atlet akan didahulukan.

"Yang jelas yang kami kirimkan dulu dan yang paling utama adalah atlet, asisten pelatih, dan pelatihanya. Sementara untuk manajemen Prima baru kami kirimkan pada pekan depan," kata Gatot.

Tak hanya itu, pihaknya dalam waktu ke depan akan melakukan pendekatan kepada pihak terkait, sebab salah satu kendala pencairan uang tidak tersalurkan secara merata karena sistem pengiriman uang di bank tersebut belum bisa untuk kapasitas besar. Mengingat banyaknya jumlah atlet, pelatih, dan besarnya jumlah uang yang harus ditransfer.

"Ya, ini pelajaran buat kami untuk ke depannya. Kami harus melakukan pendekatan ke pihak terkait agar ini tidak terjadi lagi," kata dia.



(mcy/fem)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed