Pertamina Energi gagal merebut gelar juara Proliga 2017 usai ditundukkan Elektrik PLN 2-3 di GOR Amongrogo, Minggu (23/4/2017) siang WIB. Juara tahun 2014 ini kalah 2-3 (20-25, 26-24, 22-25, 25-18, dan 11-15).
Dari sisi permainan, pelatih Pertamina Energi Risco Herlambang menyebut faktor mental jadi pembeda di set penentuan. Selain itu, kegagalan meredam Aprilia Manganang jadi penyumbang besar kekalahan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Risco menyebut tetap puas dengan performa tim. Sempat mengimbangi 2-2, set penentuan menurutnya tak ubahnya sebuah undian.
"Saya ucapkan terima kasih untuk tim kami yang sudah berjuang maksimal di 2017 ini hingga bisa masuk final. Kami kalah 3-2, saya ucapkan selamat juga untuk Elektrik," ujarnya.
"Secara keseluruhan puas. Tadi main kan 3-2, itu sama seperti melempar koin buat cari tahu siapa yang menang. Jadi adu mental," imbuh Risco.
Kemenangan atas Pertamina Energi memastikan Elektrik PLN juara tiga musim beruntun. Mereka tim pertama yang mengukir catatan ini di Proliga.
(raw/fem)











































