DetikSport
Senin 01 Mei 2017, 17:00 WIB

Aziz Syamsudin Jadi Chef de Mission, Peringkat Indonesia Diharapkan Membaik

Mercy Raya - detikSport
Aziz Syamsudin Jadi Chef de Mission, Peringkat Indonesia Diharapkan Membaik Foto: Aziz Syamsudin (detikcom/Ari Saputra)
Jakarta - Kemenpora bersama-sama Komite Olimpiade Indonesia (KOI) telah menunjuk Aziz Syamsudin sebagai komandan kontingen (Chef de Mission) Indonesia di SEA Games 2017. Di bawah komando Aziz, diharapkan peringkat Indonesia akan membaik.

Aziz Syamsudin dipilih setelah calon-calon Chef de Mission lainnya, yaitu Susy Susanti dan Yayuk Basuki, menolak tugas tersebut karena ada kesibukan lain. Alhasil, Ketua Umum Persatuan Cricket Indonesia (PCI) itulah yang dipilih.

"Kami menunjuk beliau dengan harapan Pak Aziz yang berasal dari komunitas olahraga khususnya cricket lebih tahu chemistry-nya. Kebanggaannya atlet kalau ada event seperti apa? Tentunya kan mendapatkan medali emas. Kalau dari komunitas pasti passion-nya kan sama," kata Sekretaris Menpora Gatot S. Dewa Broto kepada detikSport, Senin (1/5/2017).

Kemudian yang kedua adalah karena Aziz memiliki karakter pemimpin. "Tapi ini jangan dihubungkan dengan politik ya. Karakter pemimpin sangat dibutuhkan karena SEA Games ini akan menjadi sasaran antara Indonesia. Kalau hasilnya kurang menyenangkan akhirnya akan menimbulkan pesismisme masyarakat Indonesia tentang Asian Games 2018 nanti," ujar Gatot.

SEA Games 2017 Malaysia akan berlangsung pada 19-30 Agustus 2017. Namun, Indonesia baru menunjuk Chef de Mission-nya (CdM) tiga bulan jelang pesta olahraga negara-negara se-Asia Tenggara itu. Diakui Gatot, penunjukan CdM ini memang idealnya sudah dilakukan sejak Februari lalu, namun karena fokus dan orientasinya kepada Asian Games sehingga masalah CdM SEA Games baru bisa dituntaskan sekarang.

"Idealnya sih sejak Februari lalu, tapi tidak apa-apa. Kemarin kan kesibukan dan orientasi ke Asian Games jadi seperti itu. Tapi tidak ada kata terlambat untuk itu," jelasnya.

Kemenpora berharap Aziz bisa menjadi komandan kontingen yang responsif terhadap atlet, pelatih, juga ofisial. "Jadi dia bukan sekadar komandan kontingen. Tetapi bagaimana menanggapi keluhan atlet, keluhan ofisial, apa saja kekurangan, dan kapan harus memberi semangat dan itu tugas CdM," kata Gatot, yang juga berharap Aziz bisa memimpin Indonesia meraih prestasi yang lebih baik di Malaysia.

"Memang tugasnya yang berat. Makanya CdM itu harus kerja hampir 24 jam dan memberi semangat. Apalagi SEA Games sekarang beda dengan yang lalu. Karena persiapan jelang Asian Games dan yang kedua, prestasi kita buruk. Jadi harapannya dengan pak Aziz bisa," ujarnya.

Di SEA Games 2015, Indonesia hanya menempati peringkat kelima di klasemen umum dengan perolehan total 182 medali. Indonesia berada di bawah Thailand, Singapura, Vietnam, dan Malaysia.



(mcy/mfi)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed