Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC) bersama Kemenpora bergerak cepat untuk membahas masalah anggaran. Mereka menggelar rapat di Kantor Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Senayan, Jakarta, pada Senin (1/5) siang.
Sekretaris Menpora Gatot S. Dewa Broto, yang ikut dalam pertemuan dengan INASGOC, mengatakan bahwa saat ini anggaran yang sudah dipastikan turun adalah Rp 500 miliar dan sudah ada di Kemenpora, sementara sisanya masih perlu dirinci kembali dari total anggaran penyelenggaraan Asian Games yang rencananya dikucurkan pemerintah sebesar Rp 4,5 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari empat deputi di susunan kepanitian Asian Games, tiga deputi lebih dulu diminta untuk memaparkan rincian kebutuhan mereka. Tiga deputi itu adalah deputi 1 bidang games operation, deputi II bidang games administration, dan deputi III bidang games support.
"Jadi setelah dibahas tadi disimpulkan bahwa masing-masing deputi masih di atas Rp 4,5 triliun. Jadi kami meminta untuk merinci ulang untuk selanjutnya dikumpulkan ke Sekretaris Jenderal INASGOC," katanya.
Gatot menambahkan, rincian anggaran deputi ditunggu oleh Kemenpora paling lambat Kamis pekan ini agar bisa langsung dikaji ulang oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
"Kami sengaja langsung minta di-review BPKP karena pada saat pertemuan dengan DPR pun nanti akan diminta hal yang sama, jadi lebih baik langsung saja. Jadi selama DPR masih reses kita akan mencoba mempercepat semua," katanya.
Gatot tidak menyebutkan masing-masing anggaran yang diberikan oleh deputi. Tetapi, dia menuturkan angkanya cukup bervariasi. Untuk diketahui, dari tiga deputi tersebut masing-masing membawahi sub bidang.
Seperti Deputi I membawahi perencanaan, venue, medis, olahraga, doping, akomodasi, perkampungan atlet, katering, dan lainnya. Deputi II membawahi tiket, akreditasi, hubungan internasional, promosi, sosialisasi, media, marketing dan event. Sementara Deputi III membawahi dukungan kedatangan dan keberangkatan, transportasi, environment, informasi teknologi, dan penyiaran.
Tak hanya itu, Gatot yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II INASGOC ini mengatakan bahwa Asian Games saat ini sudah masuk dalam program khusus, atau levelnya melebihi program prioritas seperti pendidikan. "Jadi apapun itu Asian Games harus diutamakan anggarannya," katanya.
(mcy/mfi)










































