Baru-baru ini Kemenpora mengumumkan juru bicara baru. Posisi itu dipercayakan kepada perempuan 25 tahun asal Semarang, Anindya.
Berparas ayu, memiliki prestasi pada ajang kecantikan, dan dan pernah tampil dalam kejuaraan bulutangkis di level junior, Anindya siap menjalani tugas tersebut. Anindya menyadari posisi barunya itu tidak mudah karena Indonesia sudah ditunggu program-program Kemenpora ke depannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maria Selena yang pernah bertugas sebagai juru bicara Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 Jawa Barat mendukung penuh tugas baru Anindya.
"Anindya semoga bisa konsisten untuk menyampaikan pesan-pesan dari Kemenpora kepada pemuda terutama perempuan. Sebab, bagaimanapun kami menyandang status sebagai Putri Indonesia, bukan hanya di olahraga tapi kepemudaan," kata Selena yang dihubungi detikSport, Kamis (4/5/2017).
"Kalau dari pengalaman saya, memang waktu menjadi kendala terbesar. Sebab, kami masih memiliki tugas lain di dunia entertainment. Kemudian, ada tugas untuk dalam jangka waktu tertentu bertugas sebagai jubir. Pastinya ada kewajiban untuk menyisihkan waktu agar tetap mendapatkan kepercayaan dalam menjalankan tugas itu," tutur Selena yang juga besar dari dunia atlet sebagai pemain basket.
Maria Selena, Putri Indonesia 2011 Foto: Maria Selena (Hanif/detikHOT) |
Meski dituntut pandai-pandai mengatur waktu, kegiatan sebagai jubir sebuah ajang olahraga juag menuntut fisik yang oke. Sebab, kemenpora memiliki agenda yang cukup padat.
"Di luar itu semua, sangat menyenangkan kok mendapatkan tugas seperti itu. Mereka (kemenpora) tim yang hebat karena kepemudaan dan olahraga tidak seperti kementerian yang lain. Bawaannya tentang yang kekinian, sportivitas, dan yang asyik-asyik," tutur Selena.
(fem/din)












































Maria Selena, Putri Indonesia 2011 Foto: Maria Selena (Hanif/detikHOT)