ISG tidak pernah menjadi target utama dari Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima). Begitu pula ISG tahun ini. Pemerintah dan Satlak tidak mematok target muluk, cukup peringkat lima.
Menpora Imam berencana mengubah paradigma itu. Menteri asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur tersebut akan menjadikan ISG sebagai salah satu sasaran utama prestasi Indonesia. Imam menilai persaingan di ISG kompetitif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bayangkan negara yang maju yang bertanding di ISG itu ada negara Arab, Qatar, belum ada negara berkembang dan sebagainya. Sangat produktif. Karenanya, sedang kami pikirkan ke depan ISG juga harus menjadi prioritas nasional," tambahnya.
"Jadi bukan semata-mata pemanasan untuk Asian Games dan SEA Games, tetapi ISG, Asian Games, SEA Games, termasuk Olimpiade itu menjadi puncak harapan kita meraih medali," ujar dia.
Dengan target itu, pemerintah akan menyediakan anggaran juga seperti untuk menghadapi Asian Games dan SEA Games.
"Kami sedang pikirkan meski di tahun 2017 ini kami hanya menganggarkan keberangkatan maupun akomodasi saja. Sementara yang lain-lain belum tersedia. Kecuali di APBN-P perubahan ada tambahan," katanya.
(mcy/fem)











































