GPN merupakan salah satu program unggulan dalam Gerakan #AyoOlahraga, yang sudah dimulai secara serentak di berbagai kota di Tanah Air. Ada yang bergerak dari titik nol kilometer Sabang, Tarakan, Atambua, dan Merauke. Semua akan bermuara di Magelang, Jawa Tengah, pada perayaan puncak Hari Olahraga Nasional (Haornas) 9 September mendatang.
Menurut Staf Ahli Pemuda Bidang Pengarusutamaan Pemuda dan Olahraga Adiati Noerdin, ajang ini di antarnya dilakukan demi menyemangati masyarakat Indonesia menjelang sejumlah agenda multicabang yang sudah dan akan dihadapi Indonesia, seperti Islamic Solidarity Games (ISG) di Baku, Azerbaijan, juga SEA Games dan ASEAN Paragames Malaysia bulan Agustus mendatang, Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang, Asian Para Games, dan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua tahun 2020.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PGN di Jayapura merupakan lanjutan GPN usai start dari Merauke pekan lalu. Di Jayapura alias Port Numbay, GPN diikuti 1.000-an pegowes. Mereka start dari Kompleks GOR Waina Batas Kota Jayapura dan finis di Kantor Dinas Otonom Kota Jayapura, dengan waktu tempuh sekitar 1 jam. Suasana haru melanda jelang pelepasan pegowes, yang dilakukan oleh Sekda Kota Jayapura R.D Siahaya. Adiati meneteskan air mata saat Siahaya menyerahkan tanah dan air dari Bumi Port Numbay diiringi lagu "Tanah Airku Indonesia".
Foto: dok: Kemenpora |
"Saya tak kuasa menahan air mata yang menetes. Saya terharu, begitu syahdu dan khidmat saat lagu "Tanah Airku Indonesia" dinyanyikan bersamaan dengan penyerahan tanah dan air dari Jayapura. Ini kesan yang mendalam buat saya di tengah kegaduhan yang mengancam Bhinneka Tunggal Ika dan keutuhan NKRI. Tanah dan air ini akan disatukan dengan tanah dan air dari lain daerah di Magelang 9 September nanti," ujar Adiati, sesekali menyeka air matanya yang meleleh basahi pipi.
Di Papua, GPN bergulir dari Merauke, ke Jayapura, lalu pekan depan ke Sorong. "Saya apresiasi sebesar-besarnya Kota Jayapura turut berpartisipasi melancarkan program Kemenpora. Saya nggak menyangka kegiatan sangat meriah," ucapnya.
Sementara itu Sekda Kota Jayapura R.D Siahaya mengatakan bahwa GPN merupakan cerminan usaha dalam menjaga NKRI. "Maka atas nama pejabat walikota Jayapura, saya telah serahkan tanah dan air Port Numbay. Ini sebagai lambang tanah dan air Papua menjadi bagian tak terpisahkan dari Indonesia," ucapnya.
(krs/krs)












































Foto: dok: Kemenpora