Indonesia Usulkan Kurangi 10 Nomor Pertandingan di Asian Games 2018

Indonesia Usulkan Kurangi 10 Nomor Pertandingan di Asian Games 2018

Muhammad Taufiqqurahman - Sport
Senin, 29 Mei 2017 14:55 WIB
Indonesia Usulkan Kurangi 10 Nomor Pertandingan di Asian Games 2018
Wapres Jusuf Kalla menggelar ratas di Jakarta, Senin (29/5/2017). Foto: M. Taufiqurrohman/detikSport
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menggelar rapat terbatas (ratas) Panitia Pengarah Asian Games 2018. Indonesia mengusulkan untuk mengurangi 10 nomor pertandingan.

Hadir juga dalam rapat ini Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuldjono, Ketua KOI Erik Thohir, serta PLT Deputi IV Bidang Olahraga Kemenpora Masington, di jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (29/5/2017).

"Yang sudah disetujui ada 39 dengan 431 nomor pertandingan yang nantinya kemungkinan masih akan dinegosiasikan untuk bisa dikurangi. Namun, semuanya sudah berjalan sesuai dengan target yang ada," kata Puan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Puan menyebut ada dalam rapat itu muncul keputusan untuk mengusulkan agar Asian Games mengurangi 10 pertandingan. Puan tak merinci nomor apa saja yang diusulkan untuk dicoret.

"Jadi kami akan fokus kepada nomor-nomor pertandingan yang Insya Allah memang berpotensi Indonesia bisa meraih medali. Dan itu kami harapkan bisa dinegosiasikan oleh ketua Inasgoc kapada OCA," terangnya.

Dalam rapat itu sekaligus dibahas tentang perkembangan venue Asian Games. Gelora Bung Karno (GBK) telah berjalan hingga 68,8 persen, sedangkan wisma atlet telah berjalan 88,8 persen. Kolam renang direncanakan akan selesai sekitar Oktober dan November 2017.

"Dan kami akan mempersiapkan test event tahun 2018 di cabang olahraga, di awal 2018 ini semuanya akan sesuai dengan target-target, nggak ada masalah," ucapnya.

Ketua Inasgoc Erick Thohir mengatakan test event menunggu selesainya persiapan venue pertandiangan yang dijadwalkan rampung tahun 2017. Pelaksanaan test event akan dijadwalkan berlangsung di Jakarta. (fiq/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads