Asian Games akan digelar 18 Agustus sampai 2 September 2018 di Jakarta dan Palembang. Tak hanya butuh GOR sebagai venue pertandingan, tapi juga arena berlatih para atlet.
Untuk memenuhi arne latihan itu, Pemprov DKI berencana memperbaiki sepuluh GOR. Apa saja?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
10 GOR yang rencananya direvitalisasi yaitu GOR di Pulogadung, Cempaka Putih, Sunter, Soemantri Brojonegoro, Bulungan, Ragunan, Senen, GOR Jakarta Barat, GOR Jakarta Utara, dan GOR Jakarta Timur.
Proses revitalisasi GOR akan menggunakan uang dari kompensasi koefisien lantai bangunan (KLB). Alasannya, karena APBD perubahan 2017 tidak mungkin digunakan untuk mengejar target revitalisasi tersebut. Sebab, bilang menggunakan APBD, akan ada beberapa tahapan yang harus dilakukan oleh Pemprov DKI.
Salah satu proses yang paling lama adalah proses lelang. Karena, untuk proses lelang dibutuhkan waktu sekitat 3 bulan. Sehingga, waktu yang ada untuk melakukan revitalisasi akan menipis dan dikhawatirkan proses tidak akan selesai.
"Kalau pakai APBD perubahan 2017 itu sudah enggak ngejar. Mau pakai (APBD) 2018, itu juga enggak jaminan ngejar. Nanti enggak clean, banyak abu dan sebagainya, kami malu," ujar Saefullah.
Di tempat yang sama, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekda DKI Jakarta Gamal Sinurat menyebut pendanaan revitalisasi GOR akan memakai KLB dari PT Sinar Mas Land. KLB yang akan digunakan adalah dari proyek Lot 18 di Setiabudi, Jakarta Selatan, sebesar Rp 220 miliar.
(bis/fem)











































