Dukung Asian Games 2018, Pemprov DKI Akan Revitalisasi 10 GOR

Dukung Asian Games 2018, Pemprov DKI Akan Revitalisasi 10 GOR

Bisma Alief Laksana - Sport
Jumat, 16 Jun 2017 19:45 WIB
Dukung Asian Games 2018, Pemprov DKI Akan Revitalisasi 10 GOR
Foto: -
Jakarta - Menjelang Asian Games 2018, Pemprov DKI akan merevitalisasi Gelanggang Olahraga (GOR) di Jakarta. Setidaknya ada sekitar sepuluh GOR yang akan direvitalisasi.

Asian Games akan digelar 18 Agustus sampai 2 September 2018 di Jakarta dan Palembang. Tak hanya butuh GOR sebagai venue pertandingan, tapi juga arena berlatih para atlet.

Untuk memenuhi arne latihan itu, Pemprov DKI berencana memperbaiki sepuluh GOR. Apa saja?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi kami butuh banyak tempat-tempat latihan. Karena itu, GOR-GOR yang ada di Jakarta akan direvitalisasi," ujar Saefullah di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (16/6/2017).

10 GOR yang rencananya direvitalisasi yaitu GOR di Pulogadung, Cempaka Putih, Sunter, Soemantri Brojonegoro, Bulungan, Ragunan, Senen, GOR Jakarta Barat, GOR Jakarta Utara, dan GOR Jakarta Timur.

Proses revitalisasi GOR akan menggunakan uang dari kompensasi koefisien lantai bangunan (KLB). Alasannya, karena APBD perubahan 2017 tidak mungkin digunakan untuk mengejar target revitalisasi tersebut. Sebab, bilang menggunakan APBD, akan ada beberapa tahapan yang harus dilakukan oleh Pemprov DKI.

Salah satu proses yang paling lama adalah proses lelang. Karena, untuk proses lelang dibutuhkan waktu sekitat 3 bulan. Sehingga, waktu yang ada untuk melakukan revitalisasi akan menipis dan dikhawatirkan proses tidak akan selesai.

"Kalau pakai APBD perubahan 2017 itu sudah enggak ngejar. Mau pakai (APBD) 2018, itu juga enggak jaminan ngejar. Nanti enggak clean, banyak abu dan sebagainya, kami malu," ujar Saefullah.

Di tempat yang sama, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekda DKI Jakarta Gamal Sinurat menyebut pendanaan revitalisasi GOR akan memakai KLB dari PT Sinar Mas Land. KLB yang akan digunakan adalah dari proyek Lot 18 di Setiabudi, Jakarta Selatan, sebesar Rp 220 miliar.


(bis/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads