Peluang INA Raih Medali di Sea Games Bertambah

Peluang INA Raih Medali di Sea Games Bertambah

- Sport
Selasa, 03 Mei 2005 19:09 WIB
Jakarta - Harapan Indonesia agar bisa memasukan nomor beregu di Sea Games XXIII terwujud. Pasalnya, ini membuka peluang Indonesia untuk menambah perolehan medali. Dalam pertemuan Dewan SEA Games di Manila 28-30 April lalu delegasi Indonesia yang terdiri Sekjen Koni Johar Arifin Husin sukses melakukan lobi nomor beregu dipertandingkan. Pasalnya, nomor beregu berpotensial menjadi lumbung medali bagi Indonesia. "Terjadi perubahan jumlah nomor event di Sea Games," kata Johar di Gedung Koni Pusat, Senayan, Selasa (3/5/2005). "Dari 388 nomor menjadi 441 dikarena masuknya nomor beregu di beberapa cabang seperti di cabang tenis, bulutangkis dan juga pencak silat," lanjut Johar Arifin. Johar menyatakan bahwa keberhasilan Indonesia memasukan cabang beregu patut disyukuri. Pasalnya, 80 persen masukan Indonesia diterima oleh Dewan Sea Games saat di Manila."Delapan puluh persen masukan Indoensia diterima dewan Sea Games walaupun ada cabang seperti seni dan sepeda tak masuk karena mereka tahu kita sangat kuat di nomor itu," ujarnya.Namun, Johar mengingatkan akan kekuatan lawan di Sea Games nanti. Diketahui Filipina mengeluarkan US$ 800 ribu guna membiayai atletnya try out ke luar negeri, khususnya Cina.Sedangkan di Sea Games nanti, tuan rumah Filipina telah menyiapkan sekitar 300 atletnya yang sebagian besar adalah atlet yang mengikuti try out di luar negeri tersebut. Sementara Indonesia sangat disayangkan karena 12 cabang belum memulai pelatnas padahal pada bulan April kemarin seharusnya semua sudah dimulai. Menurut Joko Pramono, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI, sekaligus pimpinan Indonesia bangkit, ini akan menjadi sebuah intropeksi bagi Indonesia melihat persiapan lawan. "Kita harus pasang otak. Vietnam dan Thailand saingan terberat. Thailand kontinyu berlatih, Vietnam habis Sea Games 2003 langsung masuk kamp latihan. Filipina kirim atlet ke Cina," ungkap Joko. "Sementara Indonesia usai Sea Games 2003 enam bulan istirahat. Indonesia Bangkit baru setengah jalan dan saat ini 12 cabang belum mulai pelatnas Sea Games," lanjutnya. "Jadi tanyakanlah ke dalam diri masing-masing bisakah kita mengalahkan Vietnam dan Thailand. Inilah kondisinya. Intinya harus kerja keras harus bertekad dan nekat," tandas Joko.Tak heran, jika Joko belum berani memprediksikan emas di Sea Games. Namun dengan masuknya nomor beregu maka peluang Indonesia untuk mengoleksi medali akan bertambah. "Saya yakin medali meningkat dibanding Sea Games tahun lalu Jadi akan lebih 210 medali jumlah itu ada medali yang kita raih di Vietnam. Untuk emas belum berani prediksi," tukasnya. (key/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads