Finis kesepuluh dalam feature race di Red Bull Ring, Austria, Sabtu (8/7/2017) lalu, menghasilkan satu poin untuk Sean. Itulah poin pertamanya di F2 musim ini. Sayangnya, dalam sprint race pada keesokan harinya, dia cuma finis ke-11 dan tak mendapatkan tambahan angka.
Sean selanjutnya menuju Inggris untuk menghadapi seri berikutnya di Silverstone pada akhir pekan ini. Dalam balapan di tempat yang sama pada tahun lalu, dia belum berhasil mendapatkan poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sangat menyukai karakter Sirkuit Silverstone. Bagi saya, Silverstone sangat spesial," ujar Sean dalam rilis yang diterima detikSport.
"Membalap di Silverstone memang tidak mudah karena tantangannya cukup besar. Sirkuit ini termasuk lintasan balap yang cepat dan saya sangat menyukainya," kata Sean.
Silverstone juga digunakan untuk ajang balap Formula 1 dan MotoGP. Salah satu tantangan terbesar di sirkuit ini adalah kondisi cuaca yang sulit ditebak.
Balapan di Sirkuit Silverstone akan dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu. Pada hari Sabtu, Feature Race mewajibkan semua pebalap menyelesaikan 29 putaran atau sekitar satu jam. Pebalap juga diwajibkan untuk masuk pit.
Sementara pada hari Minggu, para pebalap harus menyelesaikan balapan sprint sebanyak 21 putaran atau dalam waktu 45 menit tanpa kewajiban melakukan pitstop.
Sean kini berada di posisi ke-17 klasemen sementara F2 dengan perolehan satu poin, sementara rekan setimnya Norman Nato menempati posisi kedelapan dengan 45 poin. Posisi teratas diduduki pebalap tim Prema Racing, Charles Leclerc, dengan 151 poin. (mfi/nds)











































