Kejurnas Renang 2005
Harizal Patahkan Rekor 27 Tahun
Jumat, 06 Mei 2005 19:05 WIB
Jakarta - Hari pertama kejuaraan nasional renang 2005 di Jakarta membuahkan sebuah kejutan. Pasalnya, rekor di kelompok umur nasional yang sudah bertahan selama 27 tahun akhirnya pecah. Harizal berhasil mematahkan rekor peraih enam medali emas Lukman Niode yang dibuat di tahun 1978. Saat itu, Lukman berhasil mencatat waktu 1 menit ,03, 80 detik di nomor 100 meter gaya punggung. Namun rekor tersebut akhirnya dipatahakan atlet Sumatera Barat ini yang mencatat waktu 1 menit 03, 39 detik di nomor 100 meter gaya punggung untuk kelompok umur II (13-14 tahun) di hari pertama Kejurnas Renang, Jumat (6/5/2005) . Selain itu, masih ada tiga rekor lainnya yang pecah. Satu rekro lagi kemblia dibvuat oleh Harizal di nomor 100 meter gaya kupu kupu, sedangkan dua rekro lainnya dibuat oleh atlet renang Jawa Barat, Pratama Siahaan. Harizal kembali membuat rekor baru di nomor 100 meter gaya kupu kupu KUII PA dengan waktu 58,40 detik, menggeser rekor lama Wisnu Wardana yang mewakili DKI Jakarta di tahun 1990 dengan waktu dengan 58,45 detik. Sementara Pratama Siahaan menorehkan rekor baru pada 400 meter gaya bebas KU III (11-12 tahun) PA dengan waktu 4 menit 30.73 detik. Ia berhasil menggeser rekor yang pernah diciptakan tahun 1991.Satu rekor lagi yang dibuat oleh Pratama adalah di nomor 200 meter gaya ganti setelah mencatat waktu 2 menit, 52.02 detik. Pratama berhasil mematahakan rekor yang pernah dibuat di tahun 1994.Dijelaskan oleh Humas PRSI, Zoraya Perucha, baik Harizal maupun Pratama langsung diloloskan untuk dikirim ke Kejuaraan KU Asean Brunai pada 3-5 Juni mendatang karena karena memecahkan rekor KU nasional."Tidak hanya menerima uang Rp 2 juta karena memecahkan rekor, Harizal dan Pratama langsung lolos untuk ke Brunai," kata Zoraya yang juga mantan atlet renang kepada detiksport di stadion renang GBK, Jumat (6/5/2005).Di hari pertama ini, DKI memimpin dengan 13 emas, 17 perak dan 12 perunggu. Jateng di posisi kedua dengan 8 emas, 3 perak dan 7 perunggu. Ditempat kegiga Jawa Barat dengan 6 emas, 9 perak dan 4 perunggu.DKI Jakarta memang sudah bertekad merebut juara umum di Kejurnas ini. Sementara juara bertahan Jawa Timur sementara harus puas di posisi keempat dengan mengumpulkan enam emas, delapan perak dan 13 perunggu.PRSI Belum Putuskan Target di Sea Games Sebelum di Gedung KONI dalam acara pengukuhan pengurus PB PRSI periode 2005 -2009, ketua Umum PRSI yang baru Purnomo Yusgiantoro menjelaskan bahwa dalam kepengurusan baru ditujukan meneruskan tujuan almarhum Datuk Hakim Tantawi saat menjadi ketua. Sebab itu, sebagai pengurus baru yang boleh dibilang kepengurusan transisi mereka akan mengevaluasi lagi data base atlet-atlet yang ada. Jadi untuk target di Sea Games masih belum bisa ditentukan. "Kita akan mengevaluasi visi dan misi. Otomatis menganalisa lagi data base yang ada. Yang pasti akan ada evaluasi bertahap yang berkala sampai dengan September, sebulan sebelum Sea Games akan dibentuk tim lapis dua dan tiga untuk bertarung di Filipina," tandas Purnomo. (key/)











































