Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) sudah melakukan penandatanganan dengan beberapa sponsor Asian Games 2018. Seperti, dengan perusahaan apparel olahraga asal China, 361Β°, Ssang Yong Information dan Commucation, dan Swiss Timing.
Namun dana yang masuk dari kerja sama itu belum bisa digunakan. Sebab, Badan Layanan Umum (BLU), instansi di lingkungan pemerintah yang dibentuk agar bisa menjadi penyedia barang dan/atau jasa tanpa mengutamakan keuntungan dan berprinsip efisiensi dan produktivitas, belum dibentuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menangapi itu, Sekretaris Menpora, Gatot S. Dewa Broto, mengatakan jika susunan kepengurusan BLU sebenarnya sudah ada hanya memang masih berstatus pelaksana tugas. Sedangkan definitifnya baru akan dibuka September ini.
"BLU sudah jadi, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara sudah mengeluarkan persetujuan pada awal Mei lalu. Kemudian, dua minggu setelahnya Menteri Keuangan mengeluarkan persetujuan juga," kata Gatot.
"Sejauh ini yang menjadi pemimpin sementaranya adalah Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Kemenpora, Samsudin. Tapi untuk definitifnya, Oktober ini diharapkan sudah dapat karena kami baru akan membuka lelangnya," tambahnya.
"Open bidding baru dilakukan di bulan September, paling cepat bulan Agustus akan kami siapkan. Jadi, ini saya meluruskan, BLU itu sudah jalan. Hanya saja, memang belum punya DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran). DIPA itu menggunakan revisi yang ada di Kemenpora. Nah, itu yang belum ada," ucap dia. (din/cas)











































