Keterlambatan pengadaan peralatan latih dan tanding berulang lagi. Kini, sekitar dua pekan menjelang pelaksaan SEA Games 2017 Kuala Lumpur, sebagian cabang olahraga belum menerimanya.
Situasi itu diklaim memengaruhi persiapan atlet menyambut pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara. Kemenpora pernah menjanjikan tak akan ada lagi keterlambatan peralatan. Namun, dalam perjalanannya, Kemenpora tak bisa memenuhinya karena ada perubahan peraturan adminitrasi. Namun demikian, Kemenpora optimistis akhir Juli urusan itu beres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Baca Juga: Sudah Agustus, Ski Air Belum Terima Peralatan]
"Memang menurut info yang kami peroleh dari PPK Prima ada yang belum menerima peralatan. Kebanyakan dari mereka dapatnya telat karena memang butuh waktu saat membelinya dari luar negeri," kata Sekretaris Menpora Gatot S. Dewa Broto kepada detikSport, Jumat (4/8/2017).
"Tapi hari ini kami sudah dapat laporan dari Satlak Prima bahwa tinggal tiga cabor saja yang belum dapat, seperti anggar, berkuda, dan pentaque. Mereka telat karena masih dalam proses di Singapura," tambahnya.
"Untuk masalah ski air? Yang dilaporkan Achmad Soetjipto (Satlak Prima) hanya tiga cabang itu saja. Begitu untuk cabang karate sudah kami berikan sejak lama yaitu peralatan latih dan tandingnya," ucap dia.
(mcy/fem)











































