DetikSport
Jumat 04 Agustus 2017, 15:50 WIB

Keterlambatan Alat Latih dan Tanding, Kemenpora: Masih Proses di Singapura

Mercy Raya - detikSport
Keterlambatan Alat Latih dan Tanding, Kemenpora: Masih Proses di Singapura Foto: Agung Pambudhy/detikSport
Jakarta - Kemenpora mengakui telah gagal memenuhi janji pengadaan peralatan latih tanding atlet beres akhir Juli. Proses pewujudan sejumlah peralatan membutuhkan waktu lebih panjang ketimbang prediksi.

Keterlambatan pengadaan peralatan latih dan tanding berulang lagi. Kini, sekitar dua pekan menjelang pelaksaan SEA Games 2017 Kuala Lumpur, sebagian cabang olahraga belum menerimanya.

Situasi itu diklaim memengaruhi persiapan atlet menyambut pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara. Kemenpora pernah menjanjikan tak akan ada lagi keterlambatan peralatan. Namun, dalam perjalanannya, Kemenpora tak bisa memenuhinya karena ada perubahan peraturan adminitrasi. Namun demikian, Kemenpora optimistis akhir Juli urusan itu beres.

Dalam prosesnya, setelah lewat empat hari dari batas waktu yang dijanjikan peralatan belum beres. Sejumlah cabang masih menunggu kepastian soal paket peralatan latih dan tanding.

[Baca Juga: Sudah Agustus, Ski Air Belum Terima Peralatan]

"Memang menurut info yang kami peroleh dari PPK Prima ada yang belum menerima peralatan. Kebanyakan dari mereka dapatnya telat karena memang butuh waktu saat membelinya dari luar negeri," kata Sekretaris Menpora Gatot S. Dewa Broto kepada detikSport, Jumat (4/8/2017).

"Tapi hari ini kami sudah dapat laporan dari Satlak Prima bahwa tinggal tiga cabor saja yang belum dapat, seperti anggar, berkuda, dan pentaque. Mereka telat karena masih dalam proses di Singapura," tambahnya.

"Untuk masalah ski air? Yang dilaporkan Achmad Soetjipto (Satlak Prima) hanya tiga cabang itu saja. Begitu untuk cabang karate sudah kami berikan sejak lama yaitu peralatan latih dan tandingnya," ucap dia.



(mcy/fem)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed