Chintya jadi salah satu atlet yang diandalkan Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia untuk meraih medali di Kuala Lumpur, Malaysia. Ini merupakan ketiga kalinya dia dipercaya untuk membela timnas anggar Indonesia.
Sadar dirinya menjadi andalan, Chintya tak ingin menyia-nyiakan kesempatan dan kepercayaan yang diberikan. Dia terus memoles kemampuan di pemusatan latihan di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, bersama rekan-rekannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus di nomor foil, Chintya akan bersaing dengan atlet-atlet dari Vietnam, Thailand, dan Singapura. Namun dia tak khawatir karena sudah punya bekal pada saat di Kejuaraan Asia di Hong Kong dan Kejuaraan Dunia Anggara di Jerman pada bulan lalu.
Saat itu, Chintya sukses mencapai 64 besar dunia. Di babak kualifikasi dia mengalahkan pemain-pemain asal Singapura. Langkahnya baru terhenti ketika dikalahkan oleh atlet anggar rangking dua dunia asal Amerika.
Foto: detikSport/Mercy Raya |
"Melihat persaingan saat ini sepertinya sudah merata ya. Soalnya beberapa kali ikut kejuaraan kekuatan kita hanya selisih sedikit dengan Vietnam, Thailand, dan Singapura. Padahal ibaratnya mereka sering ikut kompetisi, sementara jumlah ujicoba kami terbatas, tapi masih bisa mengimbangi. Itu artinya, kami bisa bersaing," katanya.
Rasa optimistis Chintya semakin besar karena ada dukungan dari pelatih-pelatih asing asal Korea yang berjumlah empat orang. Pelatih tersebut diklaim turut berperan mencetak sejumlah atlet juara dunia.
"Mereka cukup membantu khususnya dalam teknik kecepatan. Sementara pelatih nasional karena sudah kenal lama jadi masing-masing tahu di mana yang harus dibenahi. Tinggal kita sebagai atlet menyerapnya seperti apa," ucap atlet asal Manado ini.
"Saya pribadi berharap bisa bawa pulang medali emas karena dari segi persaingan kita bisa. Kata siapa mentang-mentang mereka selalu ikut kompetisi, lantas prestasi kita di bawah terus. Tidak begitu bukan? Jadi harus bisa lah," tegas dia. (mcy/raw)












































Foto: detikSport/Mercy Raya