Cerita soal Mario Wuysang dan Minimarket di Kuala Lumpur

Cerita soal Mario Wuysang dan Minimarket di Kuala Lumpur

Rifqi Ardita Widianto - Sport
Minggu, 20 Agu 2017 02:41 WIB
Cerita soal Mario Wuysang dan Minimarket di Kuala Lumpur
Mario Wuysang saat tampil di klubnya CLS Knight (IBL Indonesia)
Kuala Lumpur - Hidup memang seringkali memunculkan kejutan. Seperti saat sedang mengantri di minimarket, ternyata orang di depan Anda adalah seorang bintang olahraga!

Malam itu, Jumat (18/8/2017) sekitar pukul 22.00 waktu Kuala Lumpur, saya dan seorang rekan sesama wartawan tengah dalam perjalanan pulang menuju hotel. Kami mampir di sebuah minimarket di jalan Bukit Bintang untuk membeli sejumlah kebutuhan, tapi malah berakhir dengan sebuah obrolan tak terduga.

Saat sedang mengantri di kasir, rupanya sosok di depan kami adalah atlet basket tanah air, Mario Wuysang. Mario memang tengah berada di Kuala Lumpur untuk tampil bersama skuat tim nasional basket di SEA Games 2017.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ya sebenarnya minimarket itu sendiri posisinya dekat dengan hotel tempat para atlet menginap, jadi cukup wajar kalau ketemu salah satunya. Tapi tetap saja ada sedikit nuansa lucu saat tiba-tiba ketemu atlet top tanah air di tempat semacam itu, dengan tangan sama-sama penuh tentengan berisi air mineral dan sebagainya, dan melakukan sesi wawancara singkat.

Tapi Mario sendiri tak keberatan dan amat santai ketika diajak ngobrol soal kesiapan tim basket di SEA Games ini. Tim disebutnya dalam kondisi fit dan siap bertarung, meski ada sedikit hal yang perlu diperhatikan baik-baik terkait para pemain baru.

"Ya selama ini persiapan sih bagus. Kita training camp di Amerika sama Lithuania kemarin. Jadi nggak ada alasan lah, kita siap," Mario mengungkapkan.

"Progresnya bagus. Kita cuma bentuk chemistry selama ini. Kita TC yang paling penting chemistry. Karena kita ada enam pemain yang baru pertama kali ini di SEA Games. Ini SEA Games pertama untuk mereka. Jadi mereka belum pengalaman, jadi beda sama tim 2015 yang udah mateng."

"Ya masih perlu proses sih. Tapi kita udah sampai di SEA Games sekarang. Weakness mereka mesti kita tutupin. Kekurangan mereka harus kita tutupin sebagai pemain yang lebih pengalaman," dia menambahkan.

Di antara pemain-pemain yang baru merasakan SEA Games itu adalah Kevin Yonas, Abraham Damar Grahita, Firman Dwi Nugroho, dan Vincent Rivaldi Kosasih. Meski sebagian berisi muka baru di ajang dua tahunan ini, skuat timnas basket optimistis bisa bersaing.

Perak jadi target minimal agar tak turun dari gelaran sebelumnya. Soal lawan, Mario menyebut empat negara punya kekuatan hampir merata.

"Filipina kuat, terkuat. Tapi kita lihat Thailand, Malaysia, dan Singapura juga kuat. Dan pasti siap mereka. Ya harus siap. Kita target minimal perak, nggak turun dari SEA Games kemarin."

"Kita fit, kita ready. Jadi besok (Sabtu) kita latihan di tempat yang akan jadi tempat kita main. Kita akan tes ring dan segala macam. Kita akan siap nanti," dia menambahkan.


(raw/mrp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads