DetikSport
Senin 21 Agustus 2017, 01:47 WIB

Menpora: Sangat Jahat Kalau Kemenangan Diraih dengan Curang

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Menpora: Sangat Jahat Kalau Kemenangan Diraih dengan Curang Menpora Imam Nahrawi mengutarakan kekecewaan atas beberapa keputusan yang merugikan kontingen Indonesia (Kemenpora)
FOKUS BERITA: SEA Games 2017
Jakarta - Menpora Imam Nahrawi mengutarakan kekecewannya atas beberapa kejadian yang merugikan Indonesia di SEA Games 2017. Kemenangan tak seharusnya didapat dengan curang.

"Tetap semangat dan kita siapkan untuk besok. Kita akan kontrol langsung. Olahraga itu sportif, jujur, adil. Sangat jahat kalau kemenangan diraih dengan cara yang curang. Kalian harus tetap semangat. Di depan kalian masih ada banyak hal yang perlu kita bela bersama."

Pesan itu disampaikan Imam Nahrawi saat menemui Timnas Sepak Takraw Putri Indonesia.



Tim putri Indonesia harus menelan kekecewaan besar dalam duel dengan Malaysia, Minggu (20/8/2017). Merasa berulang kali dirugikan keputusan wasit, Indonesia akhirnya memutuskan walkover di set kedua. Derai air mata pemain mengiringi keputusan tersebut.

Beberapa jam sebelumnya, Indonesia juga merasa dirugikan atas keputusan wasit dalam cabang sepakbola. Itu terkait kartu kuning yang diterima Evan Dimas saat Skuat Garuda menundukkan Timor Leste 1-0.



Dalam pernyataannya melalui akun Twitter pribadi, yang juga dikirim ke detikSport, Imam menyesalkan kejadian-kejadian yang merugikan kontingen Indonesia.

Berikut pernyataan lengkap Menpora dari kunjungan hari kedua ke SEA Games 2017:

Hari ini, Minggu (20/8), Saya menemukan dua keputusan wasit yang tidak adil dalam pertandingan yang saya datangi, yakni Sepakbola dan Sepak Takraw Putri

Sangat jelas saya menyaksikan keputusan yang merugikan, bagi Evan Dimas, yang sesungguhnya adalah korban namun justru diganjar kartu kuning. Saya meminta pelatih dan manajer Tim Nasional U-22 untuk mengajukan banding atas keputusan ini.

Sementara pada sepak takraw putri, lebih dari 5 kali servis yang seharusnya menjadi point bagi Indonesia, justru dianggap fault dan menjadi keuntungan bagi lawan.

Olahraga mengajarkan kita banyak hal tentang makna menghargai kejujuran dan keadilan itulah kenapa lahir kata sportivitas yang menggambarkan makna kata olahraga itu sendiri.

Seharusnya Keputusan wasit harus diambil secara jujur dan tidak memihak. Seperti ada rekayasa untuk menghalangi langkah Indonesia. Apakah kemenangan harus diraih dengan cara seperti ini?

Menteri Pemuda dan Olahraga RI
Imam Nahrawi
(raw/din)

FOKUS BERITA: SEA Games 2017
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed