Basket Putra Indonesia ke Semifinal sebagai Juara Grup

SEA Games 2017

Basket Putra Indonesia ke Semifinal sebagai Juara Grup

Femi Diah - Sport
Kamis, 24 Agu 2017 19:10 WIB
Basket Putra Indonesia ke Semifinal sebagai Juara Grup
Ilustrasi Timnas basket: Sandy Febriansyah saat tampil lawan Vietnam pada SEA Games XXIX Kuala Lumpur di Maba Stadium, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (20/8). (Wahyu Putro A/Antara Foto)
Jakarta - Indonesia berhasil menjejak ke babak semifinal basket putra SEA Games 2017 Kuala Lumpur sebagai juara grup. Itu setelah tim besutan Wahyu Widayat Jati itu menang telak atas Laos 122-54.

Dalam pertandingan keempat Grup B SEA Games 2017 di MABA Stadium, Kamis (24/8/2017), Indonesia tampil dominan sejak tip-off. Bahkan, Timnas sudah unggul jauh sejak kuarter pertama.

Dalam laga itu, Ebrahim Enguio Lopez menjadi penyumbang poin terbanyak dengan 21 poin. Firman Nugroho, Sandy Febriansyah, Abraham Damar, Kevin Yonas Sitrorus, dan Vincent Rivaldy Kosasih juga sangat produktif dalam laga itu dengan donasi lebih dari 10 poin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan, Vincent berhasil mencetak double-double dengan 13 poin dan 13 rebound. Firman pun mampu membuat double-double dengan 12 poin dan 11 rebound.

Kemenangan atas Laos itu mengantarkan Indonesia ke semifinal sebagai juara grup B SEA Games 2017. Pasukan Merah Putih mengoleksi nilai 8 dengan menyapu bersih kemenangan atas Vietnam (89-73), Singapura (70-64), Kamboja (112-70), dan Laos.

Sebagai juara grup, Indonesia bakal berjumpa dengan Thailand yang menjadi runner-up Grup A pada babak semifinal. Laga itu akan dihelat Jumat (25/8). Indonesia siap tempur.

"Pertandingan dengan Laos itu ada yang tampil oke, ada yang tidak. Tapi, kami memang sudah menjadikan pertandingan dengan Laos untuk mencoba beberapa macam sistem. Sebab, kami sudah yakin lolos ke semifinal setelah mengalahkan Singapira," kata Wahyu Widayat Jati, pelatih Timnas basket putra yang dihubungi detikSport.

"Bisa melaju ke semifinal sebagai juara grup sudah seperti skenario yang kami susun, tapi kami tak boleh menyepelekan Thailand. Mereka sudah menjadi sebuah tim yang berbeda dengan naturalisasi yang menjadi extra weapon," ujar Wahyu.


(fem/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads