DetikSport
Jumat 25 Agustus 2017, 19:02 WIB

Muhammad Ali vs Antonio Inoki Sebagai Pendahulu Mayweather vs McGregor

Doni Wahyudi - detikSport
Muhammad Ali vs Antonio Inoki Sebagai Pendahulu Mayweather vs McGregor Foto: Keystone/Getty Images
FOKUS BERITA: Mayweather vs McGregor
Jakarta - Puluhan tahun lalu Muhammad Ali sudah lebih dulu membuat sensasi saat dia menghadapi seorang pegulat asal Jepang. Duel beda dunia itu berjalan luar biasa aneh.

Ada banyak cerita soal bagaimana Ali menjadi salah satu petinju terbaik sepanjang sejarah dan juga paling kontroversial. Sebut saja duel berserinya dengan Joe Frazier, penolakannya terhadap perang Vietnam, sampai mulut besarnya yang membuat dia punya banyak musuh.

Salah satu kisah Ali yang mungkin belum banyak orang tahu adalah soal pertarungan dia dengan Inoki. Inoki bukan petinju. Orang Jepang itu adalah pegulat profesional yang cukup ternama di negaranya ketika itu.

"Tak adakah petarung oriental yang mau menantang saya? Saya akan memberinya satu juta dollar jika dia menang."

Pernyataan Ali pada Presiden Asosiasi Gulat Amatir Jepang itu menjadi titik awal duel dengan Inoki. Setelah ramai diberitakan di Jepang dan Amerika Serikat, duel itu akhirnya benar-benar terlaksana. Ali dijanjikan menerima US$ 6 juta, sementara Inoki akan mengantongi US$ 1 juta.

Bertempat di Nippon Budokan, Tokyo, duel dua dunia itu dilangsungkan pada 26 Juni 1976.

JapanTimes menyebut kalau kubu Ali pada awalnya mengira pertarungan dengan Inoki hanya laga eksebisi dan sudah disiapkan 'skenarionya'.

Ali rencananya akan tanpa sengaja meninju wasit. Saat Ali mencoba membantu wasit, Inoki akan menghantam dari arah belakang. Ali lantas terkapar dan dinyatakan KO oleh wasit. Meski kalah, Ali tetap akan dapat pujian karena upayanya membantu wasit, pun dia kalah dengan cara yang tak sportif.

Tapi saat tiba di bandara Ali tahu kalau Inoki menginginkan pertarungan serius. "Tidak akan ada Pearl Harbour," seru Ali pada wartawan, merujuk pada serangan tentara Jepang pada pangkalan militer Amerika Serikat, sekaligus menegaskan dirinya tidak akan mundur dan menyerah.

Berbeda dengan Mayweather vs McGregor yang memakai aturan tinju, pertarungan Ali dengan Inoki menggunakan 'aturan khusus' yang dikenal sebagai hybrid martial arts. Aturan inilah yang membuat pertarungan jadi berjalan tidak menarik.

Disebutkan kalau pihak Ali meminta Inoki tidak melakukan aksi melempar juga mencengkram. Dan jika ingin menendang, salah satu lututnya harus menempel pada lantai ring.

Diberi label sebagai 'Pertarungan Abad Ini' duel Ali dengan Inoki diprediksi ditonton oleh 1,4 miliar orang. Tapi apa yang terjadi di atas ring sepanjang 15 ronde menghadirkan kekecewaan yang luar biasa besar.

Sepanjang 15 ronde, pemandangan ini mendominasi duel Ali dengan InokiSepanjang 15 ronde, pemandangan ini mendominasi duel Ali dengan Inoki Foto: ist.


Sejak bel ronde pertama dibunyikan, Inoki lebih banyak duduk di lantai ring. Gaya bertarungnya itu membuat Ali kesulitan melepaskan pukulan-pukulan.

Hanya sekali-dua kali saja Inoki berdiri. Itu biasanya dia lakukan di awal ronde, yang selalu diikuti dengan upaya dia melakukan tendangan (atau tekel?) ke arah kaki Ali.

Tak ada momen yang benar-benar membahayakan Ali di sepanjang pertandingan. Kecuali saat dia sepertinya akan terjatuh karena dihantam Inoki di bagian kaki. Di sisi lain, Ali cuma bisa melepaskan setidaknya lima pukulan masuk ke wajah lawannya. Di sepanjang pertarungan Ali cuma berputar-putar di sekitar Inoki dan berteriak agar lawannya itu berdiri di atas kakinya.

Setelah 15 ronde yang membosankan, hakim menyatakan pertarungan tersebut draw.

[Gambas:Youtube]


(din/fem)

FOKUS BERITA: Mayweather vs McGregor
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed