"Itu adalah sesuatu yang tidak kita kehendaki, tapi kita perlu berhati-hati. Tekanan demi tekanan suporter, mungkin juga ada tindakan wasit yang tidak berkenan di hati kita. Yakinlah, kita ingin jadi tim yang paling sportif," kata Imam saat melepas 250 atlet dan ofisial ASEAN Para Games di Solo, Selasa (12/9/2017).
Indonesia berulang kali mengklaim telah dirugikan oleh keputusan wasit pada gelaran SEA Games lalu. Beberapa cabang olahraga yang dipermasalahkan di antaranya adalah sepak takraw, jalan cepat, dan pencak silat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya perintahkan CdM (Chef de Mission), NPC (National Paralympic Committee Indonesia) untuk mencatat, memprotes dan memproses apa yang dirasakan, dilihat dan terjadi bila ditemukan kecurangan, ketidakadilan oleh pemimpin pertandingan. Lakukan protes secepatnya," ujarnya.
Wasit-wasit yang melakukan kecurangan akan diusulkan agar diberi sanksi. Bahkan Imam mengusulkan wasit-wasit tersebut tidak boleh diundang dalam Asian Para Games 2018 di Indonesia.
"Kita ingin menjadi juara dengan sportif, dapat medali dengan sportif. Bukan karena kongkalikong," katanya. (din/din)











































