DetikSport
Rabu 13 September 2017, 10:07 WIB

Ketika Menpora Layani Atlet Para Games

Meylan Fredy Ismawan - detikSport
Ketika Menpora Layani Atlet Para Games Foto: Humas Kemenpora
Solo - Menpora Imam Nahrawi memperlihatkan keakrabannya dengan para atlet Indonesia yang akan bertanding di ASEAN Para Games 2017. Menpora bahkan tak segan untuk melayani mereka.

Menpora secara resmi melepas kontingen Indonesia di ASEAN Para Games 2017 dalam acara pelepasan di Solo, Selasa (12/9/2017). ASEAN Para Games 2017 akan dilangsungkan di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 17-23 September 2017.

Kontingen Indonesia membawa 196 atlet, 53 pelatih, dan 19 pendamping ke ASEAN Para Games 2017. Indonesia akan ambil bagian di 11 cabang olahraga (atletik, angkat berat, bulu tangkis, catur, goalball, sepak bola Cerebral Palsy (CP), panahan, tenis meja, renang, ten pin bowling, dan voli duduk).

Setelah secara resmi mengukuhkan kontingen Indonesia, Imam melakukan makan bersama dengan para atlet dan ofisial. Pada saat acara makan bersama kontingen ini, Imam terlihat melayani sejumlah atlet dengan mengambilkan sejumlah menu makanan yang dihidangkan.

"Ayo sini, biar saya bantu ambilkan makanannya, makan yang banyak, nutrisinya juga harus lengkap biar terus semangat dan nggak lemas latihannya," canda Imam.

Ucapan Imam tersebut disambut dengan senyum para atlet yang senang karena dilayani langsung oleh Menpora.
Ketika Menpora Layani Atlet Para GamesFoto: Humas Kemenpora

Imam juga menyempatkan diri meninjau kamar dan tempat latihan yang digunakan oleh para atlet selama melakukan pemusatan latihan di Solo.

"Saya ingin memastikan seluruh informasi yang beberapa waktu yang lalu ramai diberitakan di media terkait keterlambatan akomodasi bagi atlet sudah diselesaikan dengan baik. Tidak ada niat untuk menahan apa yang menjadi hak dan kebutuhan atlet. Terlebih mereka berjuang untuk nama bangsa," tegas Imam.

Dalam kesempatan yang sama, Imam menegaskan kembali komitmen yang pernah disampaikannya untuk mengawal langsung kebutuhan atlet-atlet Indonesia.

"Tidak ada perbedaan perlakuan antara atlet difabel atau bukan. Saya berusaha sekuat tenaga mendorong semua unit terkait yang ada di Kemenpora untuk segera menyelesaikan kebutuhan atlet berupa honor, uang saku, akomodasi, kebutuhan vitamin, serta peralatan latihan dan tanding yang diperlukan, segala proses yang membuat lama telah dilakukan percepatan, saya tidak ingin persoalan yang sama terus berulang-ulang," katanya.

"Presiden Joko Widodo mewanti wanti kepada saya untuk memastikan semua tersedia dengan baik dan sempurna pendukung atlet Asean Paragames termasuk bonus yang wajib sama dengan atlet SEA Games sebagai bentuk perhatian dan dukungan penuh pemerintah," ucap menteri asal Bangkalan itu.

Sementara itu terkait target di ASEAN Paragames 2017, Imam optimistis Indonesia bisa meraih kembali gelar juara umum dan menjadi yang terbaik di kawasan Asia Tenggara.

"Terkait target kami ingin juara satu, karena ini adalah hasil dari proses panjang pelatnas sehingga kita tidak berekspektasi lebih dari itu. Peluang yang ada di depan mata harus dimanfaatkan dengan baik sehingga sebisa mungkin kita meraih juara umum," katanya.
Ketika Menpora Layani Atlet Para GamesFoto: Humas Kemenpora

Imam juga menegaskan, ASEAN Para Games 2017 menjadi sasaran antara dan pintu masuk untuk menuju Asian Para Games 2018 Jakarta-Palembang.

"Jadi ini adalah sasaran antara bukan akhir, apapun hasil di ASEAN Paragames di Kuala Lumpur bukan akhir di prestasi kita melainkan sasaran menuju sukses Asian Paragames 2018, selepas ASEAN Paragames maka NPC saya minta untuk terus berlanjut pelatnasnya untuk Asian Paragames," tutup Imam.


(mfi/luc)

Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed