DetikSport
Rabu 13 September 2017, 15:41 WIB

Gubernur Jabar Dinobatkan Jadi Tokoh Olahraga Nasional

Niken Widya Yunita - detikSport
Gubernur Jabar Dinobatkan Jadi Tokoh Olahraga Nasional Foto: Peringatan Haornas ke-34 (Dok. Pemprov Jabar)
Bandung - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan (Aher) mendapat penghargaan sebagai tokoh olahraga nasional yakni sebagai pembina olahraga daerah berprestasi 2017. Aher dinilai berjasa dalam membangun dunia olahraga di Jabar.

Aher dinilai telah mampu melahirkan atlet-atlet yang bisa berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. Dia juga mengantarkan Jabar sukses sebagai penyelenggara sekaligus meraih juara umum pada berbagai perhelatan olahraga nasional, seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jabar, Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV/2016 Jabar, Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIII/2015, hingga Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XII/2016.

"Ini (prestasi PON, Peparnas, dan Porwanas) suatu bukti bahwa Bapak Gubernur (Aher) ini punya komitmen dan kepedulian terhadap pembinaan olahraga di Jawa Barat," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Barat Yudha M Saputra dalam keterangan tertulis dari Pemprov Jabar, Selasa (12/9/2017).

Penghargaan ini diberikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Barat Yudha M Saputra mewakili Aher pada puncak acara Haornas XXXIV. Acara digelar di Stadion dr H Moch Soebroto, Kramat Selatan, Magelang Utara, Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu(9/9/17).

Lebih lanjut, Yudha mengatakan bahwa prestasi yang telah diraih Aher bukan dalam waktu dan proses yang singkat. Berbagai upaya telah dilakukan Aher sejak 2010. Seperti fokus terhadap pembinaan cabang olahraga dan para atlet, hingga membangun berbagai infrastruktur atau sarana olahraga di seluruh Jabar.

"Ini perjalanan yang tidak sebentar. Untuk mendapatkan penghargaan seperti ini perjalanan semenjak tahun 2010. Beliau (Aher) sudah berdaya sejak 2010-2016 dengan berbagai kebijakan yang beliau buat," kata Yudha.

Ke depan, Yudha menambahkan kebijakan yang telah dilakukan oleh Pemprov Jabar akan terus berjalan hingga mengakar. Diharapkan pembinaan terhadap dunia olahraga di Jabar bisa memberikan kontribusi lebih terhadap dunia olahraga nasional bahkan internasional.

"Terbukti dengan banyaknya venue olahraga di Jabar yang akan digunakan untuk Asian Games 2018. Nanti akan ada delapan cabang olahraga yang dipercayakan kepada Jawa Barat untuk Asian Games. Ini kepecayaan dari pemerintah pusat, bahwa fasilitas (olahraga) yang ada di Jawa Barat sangat layak untuk digunakan dalam ajang Asian Games. Di samping juga para atlet Jawa Barat cukup mumpuni dan banyak terlibat di Asian Games," tutur Yudha.

"Dan tentu saja kita sudah komitmen bahwa Jawa Barat siap menyukseskan Asian Games 2018. Mudah-mudahan kiprah Jawa Barat di Asian Games ini bisa memberikan kontribusi untuk Indonesia agar bisa berprestasi di tingkat internasional," pungkasnya.

Acara puncak Haornas 2017 merupakan rangkaian dari berbagai event olahraga yang digelar oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga. Event tersebut seperti Gowes Pesona Nusantara yang diikuti peserta dari seluruh kabupaten atau kota di Indonesia dengan jarak tempuh hingga 5.124 km. Ada juga kompetisi sepak bola Gala Desa diikuti peserta dari 136 kabupaten atau kota di Indonesia, Liga Sepak Bola Berjenjang, Liga Santri Nusantara dengan melibatkan 1.000 seribu lebih pondok pesantren dari seluruh Indonesia, dan kegiatan lainnya.

Haornas ke-34 Tingkat Jabar

Dua hari setelah Aher mendapat penghargaan, Pemprov Jabar memperingati Hari Olah Raga Nasional (Haornas) ke-34 di Gedung Youth Center, Gor Arcamanik, Bandung, Senin (11/9/17). Pada acara ini, diberikan penghargaan pada insan olahraga Jabar.

Insan olahraga tersebut yakni 5 olahragawan, 1 wasit, 1 juri, dan 4 pelatih berprestasi. Mereka masing-masing mendapat Rp 34 juta. Sementara 1 tenaga keolahragaan, 1 ilmuan olahraga, 1 pembina olah raga, 1 organisasi olah raga, dan 1 wartawan olah raga terbaik mendapat Rp 25 juta.

Sebanyak 14 mantan atlet dan dua atlet peraih medali emas cabang olahraga (cabor) Judo Kelas 73 kg dan pencak silat pada Sea Games ke-24 tahun 2017 asal Jabar mendapat masing-masing Rp 34 juta.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Jabar, Komite Olahraga Nasional (Koni) kabupaten atau kota, Koni Jabar, National Paralympic Indonesia (NPCI) Jabar, Ikatan Guru Olah Raga (Igora) Jabar, dan organisasi olah raga masyarakat lainnya. Sejumlah atlet Jabar, baik atlet pelajar, Koni, maupun NPCI juga turut memeriahkan Haornas tingkat Provinsi Jabar.

Yudha yang membuka acara melaporkan beberapa perkembangan olah raga di Jabar. Perkembangan itu yakni memberi ucapan selamat kepada Aher yang terpilih sebagai tokoh olah raga nasional 2017, sarana prasarana (sarpras) olah raga yang akan diresmikan, dan kontingen Jabar yang akan bertanding pada pekan olah raga pelajar nasional (Popnas) XIV tahun 2017 di Jawa Tengah yang telah dilaksanakan pada 10 September lalu.

"Haornas ke-34 tahun ini, berada dalam suasana istimewa karena Gubernur Jabar Aher telah memperoleh penghargaan sebagai pembina olah raga terbaik tingkat nasional. Selama Jabar berdiri, baru saat inilah Gubernur Jabar memperoleh penghargaan dari Pemerintah RI sebagai tokoh olah raga nasional," kata Yudha.

Haornas ke-34 juga menjadi momentum pelepasan 335 atlet pelajar, 62 pelatih, 26 paramedis, dan 41 official yang akan berjuang pada Popnas XIV di Jateng. Prosesi pelepasan dilakukan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Koesmayadie Tatang yang ditandai dengan pemakaian jaket kontingen dan penyerahan bendera Jawa Barat kepada 2 perwakilan atlet pelajar.

Di sela-sela acara, tamu undangan disuguhi video menarik mengenai pembangunan olah raga di Jabar pada era Aher dan video profile Sentra Pembinaan Olahraga Terpadu (SPOrT) Jabar Arcamanik. Lagu mars patriot olahraga pun dikumandangkan sebagai penutup acara pokok.

Apabila di awal acara penonton telah disemangati dengan senam bersama dari Federasi Olahraga Masyarakat Indonesia (Formi) Jabar, penutupan acara pun tidak kalah meriah. Penonton disuguhi penampilan olahraga tradisional bencang dan tari-tarian kolaborasi olahraga beladiri.
(nwy/din)

Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed