DetikSport
Sabtu 30 September 2017, 01:38 WIB

Menpora Tutup Kejurnas Petanque 2017

Mercy Raya - detikSport
Menpora Tutup Kejurnas Petanque 2017 Menpora Imam Nahrawi (Foto: dok. Kemenpora)
Tabanan - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi resmi menutup Kejuaraan Nasional Petanque 2017. Acara itu berlangsung di GOR Debes Tabanan, Bali.

Acara penutupan berlangsung Jumat (29/9/2017) pukul 20.30 waktu setempat. Kejurnas Petanque 2017 sudah berlangsung sejak 26 September lalu.

Hadir mendampingi Ketua Panitia Kejurnas Petanque 2017, I Dewa Gede Ari Wirawan, yang juga Ketua Koni Tabanan, serta perwakilan dari PB Federasi Olahraga Petanque Indonesia (POFI), dan jajaran.

"Pertama saya ucapkan selamat atas kejurnas petanque yang digelar sejak kemarin. Saya merasa penting hadir di acara penutupan Kejurnas ini karena di sinilah atlet-atlet muncul," kata Imam dalam sambutannya.

"Saya minta kegiatan ini bisa disebar diseluruh sosial media supaya bisa menjadi opsi baru bagi masyarakat untuk berolahraga dan siapa tahu menjadi olahraga yang bisa diunggulkan kelak. Karena itu saya juga berterima kasih atas kerja keras dan kemauan seluruh pihak," katanya kemudian.

"Saya harap ke depan ini menjadi olahraga yang cukup bagus untuk melatih emosi, rasa, dan raga. Coba bayangkan tadi saya melempar jika tidak konsentrasi bolanya akan kemana-mana. Tentu saya harus fokus. Sama seperti olahraga harus konsentrasi dan fokus."

Selain menutup kejurnas pentanque 2017 secara resmi, Menpora juga sekaligus meresmikan lapangan petanque Tabanan yang ditandai dengan tanda tangan prasasti.

"Saya baru melihat ini dan yang pasti saya gembira atas peresmian lapangan petanque ini. Coba lihat bangku tribunnya saja terbuat dari bambu. Ini bagus sehingga kita ke depan mengandalkan potensi lokal. Yang jika didesain tentu akan lebih apik dan jadi tempat yang menyenangkan," ungkap Imam.

"Berikutnya akan ada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Bali. Mari kita gotong royong untuk menyukseskan," ajak Imam.

Meski sudah resmi ditutup pertandingan petanqu masih melangsungkan tiga pertandingan final untuk memperebutkan tiga medali emas. Tiga nomor itu adalah double putra, double putri, dan triple mix.

"Jawa Barat sudah dipastikan menjadi juara umum. Dengan perolehan 4 emas, 1 perunggu, meskipun masih ada tiga pertandingan final. Disusul oleh kontingen Jambi dengan 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu dan aceh 1 emas, 1 perunggu," kata Technical Delegate dari PB Fopi, Ramdan Pelana, yang juga Sekretaris Jenderal PB Pofi, terpisah.



(mcy/cas)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed